Kamis, 18 Jul 2019
radarbojonegoro
icon featured
Advertorial
Halalbihalal Dinas Kesehatan Tuban

Momen Eratkan Tali Silaturahmi

14 Juni 2019, 08: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

BERSINERGI: Bupati Fathul Huda bersama istri, Qodiriyah Fathul Huda bersama pimpinan forkopimda hadiri kegiatan halalbihalal Dinkes Tuban.

BERSINERGI: Bupati Fathul Huda bersama istri, Qodiriyah Fathul Huda bersama pimpinan forkopimda hadiri kegiatan halalbihalal Dinkes Tuban. (AHMAD ATHOILLAH/JAWA POS RADAR TUBAN)

Share this      

TUBAN – Kegiatan Halalbihalal yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban pada Rabu (12/6) menjadi momen untuk mempererat tali silaturahmi dan kekompakan kerja antarpegawai di lingkup dinkes.

Momen istimewa dalam balutan perayaan Hari Raya Idul Fitri itu dihadiri langsung bupati Fathul Huda beserta istri Qodiriyah Fathul Huda, serta sejumlah pejabat forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) dan seluruh kepala puskesmas se-Kabupaten Tuban.

Para direktur rumah sakit juga tampak hadir dalam kesempatan tersebut. Baik direktur rumah sakit daerah maupun swasta di Tuban.

DEDIKASI TINGGI: Bupati Fathul Huda dan Kepala Dinkes Tuban dr. Bambang Priyo Utomo memberikan penghargaan kepada petugas kesehatan puskesmas yang telah mendedikasikan dirinya untuk memberikan pelayan

DEDIKASI TINGGI: Bupati Fathul Huda dan Kepala Dinkes Tuban dr. Bambang Priyo Utomo memberikan penghargaan kepada petugas kesehatan puskesmas yang telah mendedikasikan dirinya untuk memberikan pelayan (AHMAD ATHOILLAH/JAWA POS RADAR TUBAN)

Tak ketinggalan, perwakilan dari organisasi profesi kesehatan seperti IDI (Ikatan Dokter Indonesia), PDGI (Persatuan Dokter Gigi Indonesia), PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia), IBI (Ikatan Bidan Indonesia), HAKLI (Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan), PERSAGI (Persatuan Ahli Gizi Indonesia), IAI (Ikatan Apoteker Indonesia), PPGI (Persatuan Perawat Gigi Indonesia), PATELKI (Parsatuan Ahli Teknologi Laboratorium Kesehatan Indonesia), PAFI (Persatuan Asisten Farmasi Indonesia), PERSAKMI (Persatuan Sarjana Kesehatan Masyarakat Indonesia), serta sejumlah lembaga/instansi terkait di Tuban, seperti BPJS Kesehatan dan para pegawai dinkes yang purnatugas. Mereka hadir dalam momen tersebut untuk saling meminta maaf.

Bupati Fathul Huda memberikan apresiasi atas istiqamah dinkes yang rutin menggelar hahalbihalal setiap tahun. Bupati berharap, kegiatan tersebut menjadi momen untuk mempererat tali silaturahmi dan kekompakan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Utamanya, dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Bupati juga memberikan apresiasi atas pelayanan kesehatan di masing-masing puskesmas menyusul indeks kepuasan masyarakat (IKM) dengan predikat baik.

Dia berharap, pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas semakin optimal. ‘’Capaian IKM yang sudah Baik ini harus terus ditingkatkan menjadi sangat baik,’’ tuturnya.

Disampaikan bupati, salah satu upaya yang harus terus ditingkatkan untuk mencapai predikat sangat baik adalah dengan meningkatkan angka harapan hidup masyarakat. Saat ini, lanjut bupati, angka harapan hidup manusia di Indonesia pada usia 70,06 tahun. ‘’Angka harapan hidup inilah yang harus terus dinaikkan dengan cara menjaga kesehatan,’’ ujar bupati dua periode itu.

Pada bagian lain, bupati berpesan, dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat harus mengedepankan kasih sayang dan keikhlasan. ‘’Jadikanlah tugas dalam memberikan pelayanan kesehatan itu sebagai pengabdian terhadap tanggung jawab yang kita emban,’’ tandasnya.

Kepala Dinkes Tuban dr Bambang Priyo Utomo berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan kesehatan secara optimal kepada masyarakat. Saat ini, lanjut dia, dari 33 puskesmas se-Kabupaten Tuban, 32 di antaranya telah terakreditasi. ‘’Tujuh puskemas terakreditasi utama dan 25 puskesmas terakreditasi madya,’’ tuturnya.

Adapun satu puskesmas yang belum terakreditasi adalah Puskesmas Jatirogo. Itu karena saat ini Puskesmas Jatirogo telah naik status menjadi rumah sakit umum daerah (RSUD) tipe D. Sehingga, harus dilakukan pembangungan puskesms baru. Puskesmas pengganti inilah yang rencananya baru dibangun pada tahun ini. ‘’Harapannya tahun ini sudah jadi, sehingga bisa langsung diajukan akreditasi,’’ tandasnya.

Selain halalbihalal, pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan penghargaan kepada sejumlah petugas medis di tingkat puskesmas yang  mendedikasikan dirinya untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

(bj/ds/tok/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia