Minggu, 15 Dec 2019
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Tanyakan Izin, Pemkab Klaim Sudah Izin Gubernur

13 Juni 2019, 10: 45: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

Ilustrasi

Ilustrasi (Istimewa)

Share this      

BUPATI Bojonegoro Anna Mu’awanah beserta rombongannya hingga saat ini masih di London, Inggris. Bupati didampingi Ali Duppa suaminya, sekaligus anggota Dewan Riset Daerah (DRD). Juga, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Yayan Rohman, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Herry Sudjarwo, dan Rachmad Farokhi, sekretaris pribadi (sekpri) bupati. Rencananya bupati tiba di tanah air pada 19 Juni.

Namun, kalangan DPRD mempertanyakan izin rombongan pemkab menuju ke Inggris. “Saya tidak tahu apakah sudah mengantongi izin atau tidak. Jika tak mengantongi izin, itu sudah jelas melanggar aturan,” kata Wakil Ketua Komisi A DPRD Anam Warsito kemarin (12/6).

Menurut dia, kegiatan tersebut dinilai melanggar aturan jika bupati tidak mengantongi izin dari menteri dalam negeri (Mendagri). Apalagi, saat ini bertepatan pembahasan raperda tentang pertanggungjawaban bupati atas penyerapan APBD 2018 lalu.

Anam mengatakan, kegiatan ke luar negeri yang belum jelas agendanya itu dinilai kegiatan kurang bermanfaat. Padahal, saat ini bertepatan pembahasan raperda tentang laporan pertanggungjawaban APBD 2018.

Karena sesuai undang-undang tentang pemerintah daerah, usulan raperda tersebut harus disampaikan langsung kepala daerah kepada DPRD. Selama kepala daerah tidak memiliki alasan yang krusial dan harus diwakilkan.

“Dia (bupati) pergi ke luar negeri tanpa ada alasan yang jelas. Ini bentuk penyelewengan institusi DPRD,” ujarnya.

Dia menambahkan, saat ini masih banyak program pemkab belum berjalan dan membutuhkan keputusan tertulis berupa surat keputusan (SK) dari bupati. Namun, karena kepala daerah tugas luar negeri, sejumlah program terhambat. Terbukti serapan anggaran APBD masih di bawah 20 persen, padahal sudah memasuki satu semester.

Menanggapi hal itu, Kabag Humas Pemkab Bojonegoro Heru Sugiharto mengatakan, Bupati ke Inggris untuk menghadiri undangan Young International Profesional Asosation (YIPA). Sebelum berangkat, dia mengatakan sudah mengajukan izin ke Mendagri dan Gubernur Jawa Timur. Namun, pihaknya tak bisa menunjukkan izin tersebut. “Yang jelas sudah izin,” klaimnya.

(bj/rij/msu/aam/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia