Minggu, 17 Nov 2019
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

324 Siswa Tak Lolos PPDB SMP

12 Juni 2019, 14: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

Ilustrasi

Ilustrasi (AINUR OCHIEM/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

Share this      

BOJONEGORO - Hasil seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB) online jenjang SMP rencananya diumumkan hari ini (12/5). Sebanyak 324 calon siswa dipastikan tidak lolos seleksi PPDB tahun ini.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro Hanafi menjelaskan, pengumuman hasil PPDB akan diumumkan dalam dua cara. Yakni, secara online di website PPDB. Dan secara offline dengan ditempel di sekolah masing-masing.

“Pengumuman offline dilaksanakan jam 12 siang,” ujar Hanafi kemarin (11/6).

Selain pengumuman hari ini, menurut Hanafi, sekaligus dilaksanakan daftar ulang. Sehingga, siswa bisa langsung menyerahkan persyaratan di sekolah yang dituju. Batas waktu daftar ulang hingga 15 Juni nanti.

Kepala Seksi (Kasi) Kesiswaan SMP Disdik Sugiharto menambahkan, pada PPDB online jumlah siswa yang mendaftar mencapai 9.435 siswa. Dari jumlah itu yang diterima hanya 9.111 siswa. Sehingga, ada 324 siswa yang tidak diterima di PPDB online.

Tahun ini siswa yang tidak diterima di SMP negeri bukan karena nilainya rendah atau tidak ada prestasi. Namun, karena jarak antara rumah mereka dengan sekolah tidak dekat. Sebab, PPDB tahun ini acuan yang digunakan menerima siswa adalah jarak antara rumah dengan sekolah. Semakin dekat, akan semakin besar potensi diterima.

“Beda dengan tahun lalu yang masih mempertimbangan nilai unas (ujian nasional),” jelasnya.

Disdik sudah memberikan kesempatan pada siswa yang belum mendapatkan sekolah pada akhir PPDB lalu. Yakni, untuk mengubah pilihan sekolah ketiga. Sehingga, mereka bisa mendapatkan sekolah lain. “Itu hanya sehari. Saat ini sudah tidak ada lagi perpanjangan,” jelasnya.

Tahun ini, selain PPDB online juga ada PPDB offline. Dilaksanakan lebih dulu dibanding PPDB online. Jumlah pendaftar PPDB offline mencapai 144 siswa. Jumlah yang diterima adalah 137 siswa. Sehingga, ada tujuh siswa tidak diterima.

“Mereka sudah mendaftar pada PPDB online,” jelasnya.

Sementara itu, jenjang SMA/SMK baru melaksanakan PPDB offline kemarin. Sedangkan, PPDB online baru akan dilaksanakan 20 Juni mendatang. Tahun ini PPDB offline kuotanya lebih banyak dibanding tahun lalu. Tahun ini kuotanya mencapai 30 persen. Tahun lalu hanya 10 persen.

(bj/zim/rij/aam/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia