Jumat, 22 Nov 2019
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Penonton Minim Pengaruhi Finansial

08 Juni 2019, 10: 30: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

RINDU PERSIBO: Para suporter menggambar mural di Jalan dr Sutomo,demi kebangkitan Persibo.

RINDU PERSIBO: Para suporter menggambar mural di Jalan dr Sutomo,demi kebangkitan Persibo. (M. NURCHOLISH/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

Share this      

SELAIN persiapan tim, aspek mampu menyokong kiprah Persibo agar lolos ke Liga 2, yakni finansial. Setidaknya, klub profesional memiliki finansial mumpuni berkat tiga hal. Yakni sponsor, merchandise, dan tiket.

Tiga hal itu dapat memengaruhi segala aspek Persibo dalam mengarungi kompetisi. Seperti pelatih, pemain, akomodasi, fasilitas, sarana dan prasarana tim lainnya. Namun, karena berada di Liga 3, hal tersebut masih sulit dimaksimalkan.

“Jadi ketiga-tiganya harus berjalan seimbang,” kata Andri Adi Kusuma, perwakilan Curva Nord salah satu elemen suporter Persibo.

Terkait sponsor, kata dia, Bupati telah menyanggupi dan bersedia membantu mencarikan sponsor. Lebih tepatnya memediasi antara manajemen dengan pihak ketiga. Sehingga, aspek finansial Persibo bisa teratasi musim ini.

“Itupun kalau berjalan sesuai rencana. Kita juga masih menunggu kabar selanjutnya beserta kejelasan teknis bantuan Bupati,” tegas dia.

Selanjutnya tentang merchandise. Menurut dia, manajemen ataupun suporter tak dapat mengelola keuangan berdasarkan hasil penjualan merchandise seperti jersey dan lain sebagainya. Sehingga keuntungannya sedikit. Sebab, merchandise kewenangan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jatim.

“Namun, untuk musim ini kita belum mengetahui regulasinya ada perubahan atau tidak,” ungkap dia.

Terkait tiketing, dia cukup menyayangkan minimnya kehadiran penonton ke Stadion Letjend H. Soedirman (SLS). Sebab, musim lalu, jumlah penonton Persibo tak memenuhi target. Yakni hanya sekitar 1.200-1.500 penonton saja.

“Padahal kapasitas SLS dapat menampung hampir 20.000 penonton. Sehingga pendapatan yang diperoleh minim,” tandasnya sembari berharap animo penonton ke SLS pada musim ini jauh lebih baik dibanding musim lalu.

Arif Bondet, perwakilan Boromania mengatakan, manajemen harus mematangkan dan komitmen rancangan rencana program kerja dan pembiayaan (RPKP). Sebab, kiprah Persibo pada musim ini bergantung rancangan yang dibuat. Terlebih lagi-lagi perihal finansial.

“Sebab, Bupati telah telah siap mendukung Persibo. Sehingga manajemen harus selalu berkoordinasi menagih terealisasinya janji Bupati,” ucap dia. 

Dia menyarankan usai Lebaran manajemen segera menunjuk pelatih. Lalu membentuk tim. Melalui seleksi terbuka dengan memaksimalkan potensi muda dan senior secara bersamaan.

(bj/dny/rij/aam/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia