Rabu, 19 Jun 2019
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

PDAM Pastikan Tidak Pengaruhi Kondisi Bengawan Solo

03 Juni 2019, 12: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

AWAS: Sungai Bengawan Solo kondisinya mulai menghitam.

AWAS: Sungai Bengawan Solo kondisinya mulai menghitam. (M. NURCHOLISH/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

BOJONEGORO – Keruhnya air Bengawan Solo dipastikan tidak berpengaruh terhadap kualitas air PDAM. Sebab, sebelum dialirkan ke pelanggan, PDAM mengolah dulu air tersebut agar layak dikonsumsi.

Direktur PDAM Bojonegoro Sukahanan menjelaskan, Bengawan Solo memang menjadi salah satu sumber utama PDAM. Sebab, di wilayah kota tidak ada sumber yang lebih besar lainnya bisa diambil.

Sehingga, kondisi air sungai terpanjang di Pulau Jawa itu selalu menjadi perhatian PDAM. Termasuk keruhnya air beberapa hari terakhir ini. “Kami sudah tahu itu kok. Selalu kita pantau dan periksa,” ungkap Hanan kemarin (2/6).

Hanan menjelaskan, pihaknya sudah mengambil sampel air dan mengujinya. Air itu masih layak. Selain itu, PDAM juga tidak secara langsung mendistribusikan air bengawan ke rumah pelanggan. Namun, diolah dulu agar jernih dan layak untuk dikonsumsi. “Kami mengolahnya dulu. Jadi, aman,” jelasnya.

Hanan juga tidak mengetahui secara pasti apa penyebab berubahnya warga air Bengawan Solo. Namun, hal itu kerap terjadi saat musim kemarau berlangsung.

“Mungkin karena airnya tidak mengalir, jadi airnya berubah keruh,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Nurul Azizah  telah menerjunkan tim untuk memeriksa kondisi air Bengawan Solo. Pihaknya juga langsung melakukan uji.

Berdasar hasil uji yang dilakukan DLH, kondisi air Bengawan Solo masih memenuhi baku mutu. Lokasi yang diambil sampel adalah Taman Bengawan Solo (TBS) Kecamatan Bojonegoro Kota.

Sesuai PP 82/2001, air Sungai Bengawan Solo tidak diperuntukkan tiga, yakni perikanan, peternakan, dan  untuk konsumsi. Melainkan untuk keperluan pertanian.

(bj/zim/aam/cho/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia