Selasa, 12 Nov 2019
radarbojonegoro
icon featured
Advertorial
Pertahankan Tradisi dengan Pembelajaran Kitab

Syarat Kelulusan Kuasai TIK

30 Mei 2019, 08: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

SELANGKAH LEBIH MODERN : Siswa SMP Techno Insan Kamil menunjukkan hasil karya desain grafis dan animasi yang menjadi syarat kelulusan.

SELANGKAH LEBIH MODERN : Siswa SMP Techno Insan Kamil menunjukkan hasil karya desain grafis dan animasi yang menjadi syarat kelulusan. (AHMAD ATHOILLAH/JAWA POS RADAR TUBAN)

Share this      

 (sub judul)

SELAIN sukses melahirkan generasi lulusan yang memiliki prestasi unggul di bidang akademik, para siswa SMP Techno Insan Kamil Tuban juga dibekali dengan berbagai keahlian di bidang ilmu teknologi dan pemahaman kitab-kitab klasik, serta hafalan Alquran melalui program tahfidz.

Di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK), misalnya. Setiap siswa wajib menghasilkan karya animasi baik berupa game maupun editing video atau desain grafis yang menjadi syarat kelulusan. ‘’Jadi, sebelum lulus, setiap siswa wajib membuat karya IT (informasi teknologi),’’ kata Kepala SMP Techno Insan Kamil Tuban Agus Purnawan.

Disampaikan ustad Agus, hampir 100 persen metode pembelajaran di SMP Techno Insan Kamil berbasis Android. Mulai dari kegiatan belajar-mengajar (KBM) di dalam kelas, mengejarkan soal-soal pelajaran, hingga tryout. ‘’Semua berbasis Android. Karena IT telah menjadi tools dalam pembelajaran kita,’’ ujar pendidik jurusan fisika Universitas Brawijaya itu.

Tidak hanya membuat karya teknologi. Setiap siswa juga diharuskan membuat karya ilmiah yang kemudian dipresentasikan di hadapan guru dan orang tuanya sendiri. Tidak sedikit dari karya ilmiah yang dihasilkan para siswa tersebut dipatenkan untuk kemudian dikembangkan. Misalnya, penemuan alat untuk mengurai kadar besi pada air dan saklar listrik otomatis.

‘’Ini (membuat karya ilmiah, Red) juga menjadi syarat kenaikan kelas. Dan, harus dipresentasikan di hadapan orang tua. Karena bagi kami, orang tua tidak hanya sebagai objek, tapi juga terlibat langsung dalam pembelajaran,’’ terangnya.

Di sisi lain, sebagai lembaga pendidikan Islam, SMP Techno Insan Kamil juga mempertahankan tradisi keilmuan klasik berupa pembelajaran ilmu alat (nahwu-shorof) untuk memahami kitab-kitab klasik. ‘’Jadi, selain hafalan Alquran, anak-anak juga kita ajarkan untuk membaca kitab-kitab kuning,’’ tutur Agus.

(bj/tok/ds/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia