Senin, 27 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro
Hari Ini PPDB SMP Negeri

Gunakan Zonasi, Berikan Tiga Pilihan Sekolah

27 Mei 2019, 10: 30: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

Ilustrasi

Ilustrasi (AINUR OCHIEM/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

Share this      

BOJONEGORO – Ribuan calon siswa SMP mulai mendaftar penerimaan peserta didik baru (PPDB) online hari ini (27/5). Tidak digunakannya nilai ujian nasional (unas) membuat persaingan dipastikan tidak terlalu ketat.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Hanafi menjelaskan, PPDB dimulai hari ini (27/5) hingga Jumat depan (31/5).

“Jeda tanggal 30 karena libur,” ujar Hanafi.

Hanafi melanjutkan, teknis PPDB sama seperti yang dijelaskan sebelumnya, yakni tidak memakai nilai unas. Namun, hanya berdasarkan zonasi atau kedekatan rumah.

Itu sesuai dengan peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan (permendikbud) Nomor 51 Tahun 2018 tentag PPDB. “Kita total menerapkan permendikbud. Jadi, hanya pakai zona,” ujar Hanafi.

Tahun lalu PPDB SMP masih memakai nilai unas. Meskipun bukan penentu diterima tidaknya siswa. Namun, nilai unas masih membantu memberikan poin untuk penerimaan siswa.

Hanafi menjelaskan, tidak digunakannya nilai unas akan mempermudah siswa. Siswa dengan nilai unas berapapun bisa diterima di sekolah yang dituju. Asalkan sekolah itu masih dalam zona.

“Ada lima zona yang kami tentukan,” terangnya.

Siswa tidak diperkenankan mendaftar di sekolah luar zona. Namun, siswa diberikan pilihan 3 sekolah dalam satu zona. Tiga pilihan sekolah itu dipastikan sudah cukup.

“Siswa tidak perlu mendaftar di sekolah luar zona,” jelasnya.

Disdik memang memberikan kesempatan untuk mendaftar di sekolah luar zona. Namun, itu pada PPDB offline yang sudah berlangsung pertengahan bulan ini.

“Saat ini tidak ada lagi kesempatan untuk mendaftar di sekolah luar zona,” jelasnya.

PPDB offline diperuntukkan jalur prestasi dan siswa luar daerah. Sama seperti sebelumnya, siswa luar daerah hanya dibatasi 5 persen saja.

Kepala Seksi (Kasi) Kesiswaan SMP Sugiharto menjelaskan, jika siswa ingin mendaftar di luar zona, maka siswa itu harus ikut kuota luar zona 5 persen. Itu pun dilakukan saat PPDB online dengan jalur prestasi.

“PPDB Offline harus dengan sertifikat juara,” terangnya.

Sugi menambahklan, tahun ini zona PPDB lebih luas. Sebab, hanya ada lima zona. Satu zona berisi 7 sampai 8 kecamatan. Sehingga, siswa bisa lebih banyak memiliki pilihan sekolah.

“Ini kemudahan yang kami berikan,” jelasnya.

Tiga pilihan itu harus dimanfaatkan dengan baik oleh siswa. Jangan sampai siswa salah dalam memilih tiga sekolah itu.

“Kalau bisa tiga sekolah itu jangan sekolah favorit semua. Harus ada sekolah cadangannya. Jika gagal bisa diterima di sekolah lainnya,” jelasnya.

Tahun ini semua SMP sudah menerapkan PPDB online. Sehingga, akan memudahkan siswa dalam mendaftar.

“Tahun ini kita semua sudah online. Karena semua sudah mencukupi syaratnya,” jelasnya.

(bj/zim/aam/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia