Minggu, 17 Nov 2019
radarbojonegoro
icon featured
Tuban
PPDB Jenjang SMA/SMK Gunakan Penilaian Waktu

Tak Lagi Wait and See

Daftar Awal, Peluang Lebih Besar

24 Mei 2019, 10: 30: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

Ilustrasi

Ilustrasi (AINUR OCHIEM/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

Share this      

TUBAN – Penilaian kecepatan waktu dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SMA/SMK negeri melalui jalur zonasi, menuntut setiap orang tua/wali murid untuk bergerak cepat. Tak perlu wait and see menunggu peluang terakhir.

Sebagaimana diketahui, pada jalur zonasi murni tanpa pertimbangan nilai ujian nasional (NUN), tidak hanya jarak terdekat saja yang menentukan siswa bisa diterima di sekolah tujuan. Tapi, juga kecepatan waktu mendaftar. Semakin cepat mendaftar, maka peluangnya diterima lebih besar. Tidak seperti tahun lalu, sebagian besar menunggu hingga detik-detik akhir untuk melihat peluang rentang NUN yang masih bisa diterima di sekolah tujuan.

‘’Untuk tahun ini, pertimbangan zonasi murni adalah jarak domisili dari tempat tinggal menuju sekolah tujuan dan kecepatan dalam mendaftar,’’ kata Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Provinsi Wilayah Bojonegoro-Tuban Adi Prayitno kepada Jawa Pos Radar Tuban kemarin (23/5).

Karena itu, lanjut Adi, cabdisdik mengimbau kepada setiap orang tua/ wali murid untuk mempersiapkan berkas-berkas pendaftaran mulai sekarang sehingga hari H pendaftaran. ‘’Semakin cepat semakin baik, karena peluang diterima juga cukup besar,’’ tegas mantan kepala Cabdisdik Provinsi Wilayah Nganjuk itu.

Sebagai gambaran, siswa A dan B memiliki jarak yang sama ke sekolah yang dituju. Tapi, siswa B mendaftar lebih awal dan itu merupakan peluang atau kuota terakhir. Karena itu, peluang diterima siswa B lebih besar. Beda dengan tahun lalu yang masih mempertimbangkan NUN. ‘’Kalau sekarang menggunakan penilaian waktu. Kecepatan dalam mendaftar,’’ ujar mantan guru bahasa Indonesia itu.

Meski demikian, Adi belum bisa menyampaikan detail terkait proses PPDB yang akan berlangsung. Pasalnya, hingga kemarin petunjuk teknis (juknis) PPDB SMA/SMK negeri tak kunjung turun. Sehingga, teknis pelaksanaan secara pasti belum bisa disampaikan. ‘’Insya Allah Jumat (24/5) besok (hari ini) juknisnya turun,’’ tandasnya.

Kepala SMAN 1 Tuban Mukti menyampaikan, operator dari masing-masing sekolah baru diundang mengikuti rapat koordinasi di dinas pendidikan provini. Agendanya, persiapan menjelang PPDB. ‘’Tadi (kemarin sore, Red) operator diundang ke provinsi, ada pembekalan PPDB. Mungkin, setelah itu turun juknis,’’ katanya.

Senada disampaikan Kepala SMKN 1 Tuban Hidayat Rahman. Disampaikan dia, operator jenjang SMK juga diundang untuk mengikuti pembekalan di dinas pendidikan provinsi.

(bj/tok/ds/yan/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia