Senin, 27 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro
Realisasi DBH Migas Potensi Melebihi Target

Tak Ngoyo, Sudah Terima Rp 1 Triliun

22 Mei 2019, 10: 30: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

Ilustrasi

Ilustrasi (AINUR OCHIEM/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

Share this      

BOJONEGORO - Tak perlu kerja keras (tak ngoyo), diibaratkan ditinggal tidur saja, Bojonegoro selama tiga bulan pertama tahun ini sudah mendapatkan pendapatan Rp 1 triliun. Pendapatan bombastis itu diterima dari dana bagi hasil minyak dan gas (DBH migas).

Target DBH selama setahun ini Rp 1,8 triliun. Dan, saat ini sudah terealisasi Rp 1 triliun. Atau sekitar 55 persen. Angka itu keluar sejak tiga bulan pertama tahun ini. Tentu, realisasi DBH migas tahun ini diprediksi akan melebihi target yang telah ditetapkan oleh pemkab setempat yang sudah tertuang dalam peraturan daerah (perda) anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2019.

“Melihat realisasi triwulan pertama ini, sudah melebihi 50 persen, realisasi hingga tutup tahun berpotensi melebihi target yang telah ditetapkan,” kata Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bojonegoro Herry Sudjarwo.

Jika asumsi penghitungannya DBH dilakukan setiap tiga bulan selama setahun, tentu akan dilakukan penghitungan empat kali. Jika melihat hasil penghitungan pertama besaran DBH sudah tembus Rp 1 trilun, tentu potensi DBH selama setahun mendatang bisa melebihi target.

Menurut dia, penghitungan DBH migas dilakukan setiap tiga bulan sekali. Dan, penghitungan triwulan pertama tahun ini menunjukkan kabar yang menggembirakan. Sebab, sudah mencapai Rp 1 triliun.

Penetapan target itu, sengaja dipasang angka yang mudah dijangkau. Sebab, untuk DBH migas tidak bisa dipastikan tergantung dari lifting dan harga minyak dunia. Untuk hasil penyedotan migas penghitungannya hampir bisa dipastikan, meskipun ada potensi “emas hitam” itu tiba-tiba hilang karena ada bencana alam.

Karena DBH Migas dipengaruhi harga minyak dunia, tentu semakin tinggi harga minyak dunia akan berdampak pada besaran DBH. “Tahun ini ada kemungkinan hampir sama dengan tahun lalu. Realisasi melebihi target,” ujar dia.

Dia menambahkan, realisasi DBH migas pada 2018 menembus Rp 2,2 triliun. Realisasi itu melebihi target yang telah ditentukan dalam APBD, karena sebelumnya hanya ditarget Rp 953 miliar.

(bj/msu/rij/aam/ai/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia