Jumat, 22 Nov 2019
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro
Pengisian Sekdes Belum Jelas

Berharap Ada Revisi Penempatan

14 Mei 2019, 11: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

Ilustrasi

Ilustrasi (AINUR OCHIEM/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

Share this      

BOJONEGORO - Eks sekretaris desa (sekdes) pegawai negeri sipil (PNS) yang ditarik Pemkab Bojonegoro berharap ada revisi kebijakan penempatan. Sebab, penempatan berlaku sejak 1 Mei itu, dinilai kurang efektif untuk kinerja.

Sebab, jarak rumah dengan penempatan tempat kerja dinilai terlalu jauh. “Misalkan tidak bisa kembali ke desa, minimal bisa lebih dekat dengan tempat tinggal. Kasihan yang sudah tua,” kata Joko Suhono salah satu sekdes yang ditarik.

Sementara itu, penarikan 265 sekdes PNS tentu menambah persoalan di desa. Sebab, saat ini terjadi kekosongan sekdes. Padahal, sebagian desa menggelar tahapan pilkades serentak. Sehingga, persoalan tersebut juga berdampak pelayanan pemerintah desa (pemdes) kepada masyarakat.

“Untuk pengisian itu (sekdes) belum bisa dipastikan,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Bojonegoro Faishol Ahmadi kemarin (13/5).

Menurut dia, ada perubahan peraturan daerah (perda) tentang pengisian perangkat desa. Dalam regulasi tersebut untuk kewenangan pengisian perangkat desa, tergantung kebijakan kepala desa setempat. Sebab, jabatan kepanitian panitia pemilihan perangkat desa sebelumnya melibatkan Pemkab Bojonegoro.

Sesuai hasil pembahasan perda, klausul tersebut telah dicabut. Sehingga, untuk pengisian perangkat desa, dalam hal ini sekdes, tergantung dari kepala desa setempat. “Kewenangan desa, kapanpun boleh melakukan pengisian,” tegasnya.

Dia menambahkan, penarikan eks sekdes PNS itu terpaksa dilakukan karena pemkab kekurangan tenaga. Sedangkan, seleksi PNS harus menunggu kebijakan pemerintah pusat. Sebaliknya, untuk seleksi sekdes, pemdes, atau kepala desa bisa menggelar kapan saja tergantung kondisi desa.

(bj/msu/rij/aam/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia