Sabtu, 19 Oct 2019
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Pelebaran Jalan Nasional Maksimal 9 Meter

13 Mei 2019, 10: 45: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

PADAT: Di beberapa titik Jalan Bojonegoro-Babat sering macet. Rencananya jalan ini akan dilebarkan.

PADAT: Di beberapa titik Jalan Bojonegoro-Babat sering macet. Rencananya jalan ini akan dilebarkan. (AMRULLAH ALI MOEBIN/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

Share this      

BOJONEGORO – Pelebaran jalan nasional Bojonegoro-Babat direncanakan tahun depan. Rencananya pelebaran akan dilakukan oleh Pemkab Bojonegoro. Namun, rencana itu hingga kini belum dibahas lagi.

“Pembahasan awal memang akan dilakukan oleh pemkab. Saat ini pembahasan masih belum dilakukan lagi,” ujar PPK Jalan Nasional di Bojonegoro KristantoYuda kemarin (12/5).

Yuda menjelaskan, sejak awal jalan nasional Bojonegoro-Babat rencananya memang akan dilebarkan. Namun, itu masih rencana jangka panjang Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR). Sebab, jalan itu sudah memenuhi standar. Yakni memiliki lebar 7 meter. Namun, padatnya kendaraan yang melintas membuat jalan itu terkesan sempit.

Namun, beberapa waktu lalu Pemkab mengajukan untuk melakukan pelebaran jalan itu. Kemen PUPR menyetujui rencana itu. “Izin juga sudah diberikan,” terang Yuda.

Menurut Yuda, jalan itu diperkirakan hanya bisa dilebarkan hingga 9 meter. Sebab, lahan yang tersedia tidak banyak. Namun, itu sudah cukup lebar untuk ukuran jalan nasional. “Tanahnya juga sudah beres. Tidak bermasalah. Jadi, jika ingin dilebarkan bisa,” jelasnya.

Menurut Yuda, jalan nasional Bojonegoro-Babat memang cukup padat. Sehingga, harus ada sejumlah opsi untuk mengatasi kepadatan lalu lintas itu.

Sebelumnya, pemkab merancang untuk membangun jalur lingkar atau ringroad. Namun, pemkab mengubah rencana itu. Yakni, dengan mendahulukan pelebaran jalan.

Saat ini jalan nasional yang sudah dilebarkan adalah di kawasan Bojonegoro-Padangan. Persisnya di Desa Sudu, Gayam. Pelebaran jalur itu tidak banyak. Hanya 1,5 meter. Dari 6 meter menjadi 7,5 meter. “Masih kita kebut,” jelasnya.

Yuda menjelaskan, pelebaran jalan itu diperkirakan akan tuntas H-10 Lebaran nanti. Sehingga, tidak mengganggu arus mudik Lebaran. Sebab, pelebaran jalan itu sedikit banyak memengaruhi kepadatan arus lalu lintas.

(bj/zim/aam/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia