Jumat, 20 Sep 2019
radarbojonegoro
icon featured
Peristiwa

Dua Turunan Maut Telan Korban

08 Mei 2019, 10: 15: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

RINGSEK: Pikap yang terlibat dalam laka beruntun di perempatan Kapur saat dievakuasi petugas kemarin (7/4) siang.

RINGSEK: Pikap yang terlibat dalam laka beruntun di perempatan Kapur saat dievakuasi petugas kemarin (7/4) siang. (YUDHA SATRIA ADITAMA/JAWA POS RADAR TUBAN)

Share this      

TUBAN – Dua turunan maut yang menjadi blackspot atau titik rawan kecelakaan kemarin (7/5) kembali menelan korban. Kecelakaan pertama di turunan Kepet, kilometer 9-10 jalan Tuban – Widang, persisnya di Desa Tunah, Kecamatan Semanding. Petaka pukul 05.00 ini menewaskan Tarmuji, penumpang sepeda motor yang terlibat kecelakaan beruntun dengan dua tronton. Dalam kecelakaan tersebut, Sholeh, pengendara motor hanya mengalami luka ringan.

Kecelakaan beruntun berikutnya terjadi di turunan Jalan M.Yamin sekitar pukul 12.30. Sopir pikap yang belum diketahui identitasnya mengalami luka berat setelah kendaraan niaganya terjepit tiga truk yang terlibat kecelakaan beruntun tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Tuban, kecelakaan tersebut bermula saat Yani, pengendara trailer nopol T 9158 DC yang menuju Semarang mengalami rem blong saat kendaraannya menuruni Jalan HOS Cokroaminoto.

Saat bersamaan, traffic light di simpang empat kapur menyala merah. Kecelakaan beruntun pun tak terelakkan. Trailer tanpa muatan ini menghantam trailer lain, L 8156 UW yang dikendarai Imam. Trailer kedua yang terdorong ini menghantam pikap S 8743 HI. Ketiga kendaraan yang terlibat kecelakaan karambol ini baru berhenti setelah menabrak kendaraan keempat, yakni truk boks B 6477 MP yang dikendarai Agus.

Kanitlaka Satlantas Polres Tuban Iptu Nungky Sambodo mengatakan, seluruh pengemudi yang terlibat kecelakaan tersebut selamat. Hanya pengemudi pikap tanpa identitas yang mengalami patah tulang kaki karena terjepit. Evakuasi kecelakaan karambol ini memicu kemacetan. Arus lalu lintas baru lancar setelah petugas mengurai dengan menyebar empat kendaraan besar yang terlibat laka tersebut di titik yang berbeda.

Nungky menambahkan, kecelakan beruntun yang terjadi sebelumnya di turunan Kepet menewaskan satu orang. Dipicu tronton D 9533 AF yang dikemudikan Endang Kurniawan dari utara. Pengakuan Endang, rem tronton tidak berfungsi hingga menyebabkan tabrakan dengan tronton H 1985 FW dikemudikan Romadhon yang melaju searah di depannya. Tronton Romadhon yang terdorong menghantam motor bebek S 2705 KL yang dikemudikan Sholeh dan Tarmuji, keduanya warga Desa Tunah, kecamatan setempat. Sepeda motor sempat terseret hingga menabrak halaman rumah milik Pendik di timur jalan.

Selain merusak sepeda motor dan dua truk, teras rumah warga di sekitar jalan nasional tersebut juga rusak berat. Sebagian atap terasnya ambrol. Evakuasi korban sempat memicu kemacetan hingga 4 kilometer. ‘’Pengemudi motor luka ringan, tapi yang dibonceng tewas saat perjalanan ke rumah sakit,’’ terang Nungky.

(bj/yud/ds/yan/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia