Jumat, 22 Nov 2019
radarbojonegoro
icon featured
Lamongan

Harga Jual Seragam

06 Mei 2019, 12: 30: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

LIBATKAN ANAK – ANAK: Seorang bocah perempuan yang menjual kembang untuk nyekar. Di sejumlah tempat, penjual bunganya anak – anak.

LIBATKAN ANAK – ANAK: Seorang bocah perempuan yang menjual kembang untuk nyekar. Di sejumlah tempat, penjual bunganya anak – anak. (ANJAR DWI PRADIPTA/JAWA POS RADAR LAMONGAN)

Share this      

KOTA - Harga kulakan bunga untuk nyekar naik. Jika sebelumnya bunga kenanga dibeli penjual kembang Rp 100 ribu per kresek, maka kemarin (5/5) harganya Rp 200 ribu per kresek.

Wati, salah satu penjual kembang asal Bungah, Gresik, mengatakan, penjual kembang seperti dirinya tidak bisa menaikkan harga eceran ke konsumen. "Harga setiap bunga naik, tapi kita jual satu bungkus tetap Rp 2 ribu," ujarnya. 

Menurut dia, jumlah penjual terlalu banyak. Jika tidak menjual sesuai pasaran, maka bunga tidak laku. Apalagi, penjualan bunga itu hanya dimulai empat atau tiga hari jelang puasa. Dagangan harus habis saat Ramadan.

Wati menuturkan, seluruh penjual bunga yang ada harganya hampir seragam. Tidak ada penjual yang menjual dengan harga terlalu rendah. ‘’Kalau ada yang jual terlalu murah, bisa menjatuhkan temannya,’’ tutur penjual kembang di sekitar Pasar Kota Lamongan tersebut. 

Penjual kembang lainnya, Sriani, mengaku penjualannya stagnan. Alasannya, banyak penjual bunga baru. Dia mengandalkan pelanggan lamanya.

(bj/rka/yan/jar/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia