Rabu, 16 Oct 2019
radarbojonegoro
icon featured
Peristiwa

Sehari, Dua Pemotor Tewas

06 Mei 2019, 11: 30: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

RUSAK: Salah satu kendaraan yang kondisinya rusak akibat kecelakaan. Masyarakat tetap diminta hati-hati saat berada di jalan.

RUSAK: Salah satu kendaraan yang kondisinya rusak akibat kecelakaan. Masyarakat tetap diminta hati-hati saat berada di jalan. (BHAGAS DANI PURWOKO/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

Share this      

BOJONEGORO – Lagi-lagi nyawa melayang di jalan raya. Kali ini dalam sehari ada dua pemotor tewas pada Sabtu (4/5) lalu. Tempat kejadian perkara (TKP) pertama di Jalan Raya Bojonegoro-Cepu, turut  Desa Ngulanan, Kecamatan Dander, dan kedua di jalan PUK Kalitidu-Gayam, turut Desa Katur, Kecamatan Gayam.

Menurut keterangan Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Bojonegoro Ipda Matsuis Wanto, kecelakaan di jalan raya jurusan Bojonegoro-Cepu terjadi sekitar pukul 19.45 pada Sabtu lalu antara dua motor, yakni Beat nopol S 5257 DB versus N-Max nopol S 3984 AQ.

Motor Beat dikendarai Ana Mohoiroh, 29, berboncengan dengan Nuryati, 50,  warga Kelurahan Ledok Kulon, Kecamatan Bojonegoro Kota.

“Sedangkan motor N-Max dikendarai oleh Gutono, 50, warga Desa Jatiblimbing, Kecamatan Dander,” tambahnya.

Adapun kronologi kecelakaan bermula saat motor Beat melaju dari arah timur. Sesampainya di TKP, pengendara Beat itu hendak belok ke kanan dan sudah sampai di sisi jalan sebelah utara.

Namun, tiba-tiba pada saat yang sama, dari arah barat melaju dengan kecepatan tinggi motor N-Max. Karena jarak sudah dekat, akhirnya terjadilah kecelakaan.

“Setelah kecelakaan itu, pengendara motor Beat langsung meninggal dunia di TKP,” tuturnya.

Sebelumnya, kecelakaan terjadi di jalan PUK Kalitidu-Gayam, turut Desa Katur, Kecamatan Gayam, sekitar pukul 19.30 Sabtu (4/5) lalu antara motor Beat nopol S 4177 BX yang dikendarai oleh Sukardi, 53 dan berboncengan dengan Warti, 50, warga Desa Ringintunggal, Kecamatan Gayam,  versus motor Beat S 6530 AG yang dikendarai oleh Sirih, 30, warga Desa/Kecamatan Gayam.

Adapun kronologi kecelakaan bermula ketika motor Beat S 4177 BX melaju dari arah utara hendak mendahului truk.

Namun, pengendara mengambil haluan terlalu ke kanan, melebihi as jalan. Tak diduga, dari arah berlawanan melaju motor Beat S 6530 AG. Karena jarak terlalu dekat dan pengendara motor Beat S 4177 BX kurang memerhatikan arus lalu lintas di depannya, akhirnya terjadilah kecelakaan.

“Pengendara motor Beat Sukardi mengalami luka-luka dan meninggal dunia di TKP,” tuturnya.

(bj/gas/aam/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia