Selasa, 25 Jun 2019
radarbojonegoro
icon featured
Advertorial
Didik Mukrianto, Sosialisasi Empat Pilar MPR

Merawat dan Memelihara Kemerdekaan, Menjaga NKRI, Menjaga Persatuan

06 Mei 2019, 07: 30: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

BAKAR SEMANGAT PEMUDA: Didik Mukrianto, SH, MH, sosialisasi empat Pilar MPR RI di Bojonegoro, Sabtu (4/5).

BAKAR SEMANGAT PEMUDA: Didik Mukrianto, SH, MH, sosialisasi empat Pilar MPR RI di Bojonegoro, Sabtu (4/5). (Istimewa)

Share this      

BOJONEGORO - Anggota MPR RI, Didik Mukrianto, SH., MH kembali memberikan pengarahan dan penjelasan mengenai empat pilar MPR RI kepada para generasi muda, generasi penerus bangsa di Bojonegoro, Sabtu (4/5). Ratusan pemuda di wilayah Kota Ledre ini mengikuti penuh  khidmat.

Empat pilar MPR RI itu meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Pancasila merupakan dasar dan ideologi negara, dan UUD 1945 sebagai konstitusi negara, serta NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.

Harapannya, agar para pemuda mengetahui salah satu tugasnya sebagai warga bangsa Indonesia yang baik. Juga, sebagai agen perubahan. ''Pentingnya peran pemuda bagi bangsa Indonesia tidak bisa dianggap remeh. Karena kita bisa merdeka salah satunya berkat perjuangan pemuda-pemuda pahlawan bangsa yang dulu berjuang demi kemerdekaan dan keutuhan NKRI. Sebagai pemuda harus kritis dan aktif terhadap semua hal, karena tonggak estafet pemerintah ini ada di tangan pemuda saat ini'' tegas anggota Komisi III DPR RI ini.

Dikatakan Didik, pemuda adalah generasi penerus bangsa. Di tangan pemuda masa depan bangsa ditentukan. Bagaimana negara ini tergantung peran dan aktifnya pemuda. Setelah Indonesia merdeka, para pemimpin bersama rakyatnya membangun bangsa ini. Semua saling bahu-membahu sesuai dengan peran dan kemampuan masing-masing. Proses pembangunan bangsa tidak lepas dari peran pemuda. Sebagaimana dalam sejarah pergerakan perjuangan kemerdekaan RI, peran pemuda tidak terbantahkan. Bahkan, pemuda menjadi motor perjuangan.

‘’Mari kita bertanya kepada diri kita masing-masing, mari saling interopeksi diri, apa kontribusi yang sudah atau dapat kita berikan bagi bangsa dan negara? Ada ungkapan baik, janganlah kamu bertanya apa yang kamu dapatkan dari negara, tapi apa yang dapat kamu berikan kepada negara,’’ tegasnya.

Didik lebih lanjut mengatakan, sebagai generasi abad 21, generasi zaman now atau generasi milenial, hendaknya jangan terlena dengan nikmat kemerdekaan sekarang ini. Semua harus dan perlu merawat. Termasuk memelihara kemerdekaan sebagai amanat dari para pendiri bangsa, serta menjaga keutuhan NKRI, dengan tetap menjaga persatuan dan kesatuan antar sesama.

Sebagai tanggung jawab kita sebagai generasi penerus bangsa, hendaknya kita harus ikut bertanggung jawab menegakkan keutuhan dan kedaulatan NKRI. Dan, harus berperan serta dalam pembangunan bangsa. Beragam cara dapat dilakukan. Seperti belajar dengan sungguh-sungguh, meningkatkan kreativitas dan inovasi, mampu cepat beradaptasi dengan perubahan, antitawuran, antinarkoba, dan sebagainya.

(bj/zak/ds/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia