Minggu, 15 Dec 2019
radarbojonegoro
icon featured
Tuban

Masih Bisa Dilintasi Roda Enam ke Bawah

01 Mei 2019, 12: 30: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

BUTUH PENANGANAN: Kondisi jalan poros kecamatan di tebing wisata Air Terjun Nglirip, Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan yang masih bisa dilintasi kendaraan roda empat kemarin (30/4).

BUTUH PENANGANAN: Kondisi jalan poros kecamatan di tebing wisata Air Terjun Nglirip, Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan yang masih bisa dilintasi kendaraan roda empat kemarin (30/4). (CANGGIH PUTRANTO/JAWA POS RADAR TUBAN)

Share this      

TUBAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Tuban menyatakan, jalan poros kecamatan di sekitar wisata Air Terjun Nglirip di Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan yang longsor pada Senin (29/4) lalu masih layak dilintasi. Itu pun hanya untuk kendaraan roda enam ke bawah.

''Tidak semua kendaraan bisa melintas karena permukaan tanah masih memungkinkan kembali bergerak,'' kata Pelaksana Tugas Kepala DPUPR Tuban Edi Kartono kepada Jawa Pos Radar Tuban kemarin (30/4).

Untuk penanganan sementara, lanjut Edi, rekahan tanah yang bergeser menyusul longsornya tebing itu akan diratakan dengan pedel. Tujuannya, agar permukaan jalan kembali rata dan tidak membahayakan pengendara yang melintas. ‘’Untuk sementara diratakan dulu, sambil melihat perkembangan kondisi tanahnya,’’ jelas pejabat berkacamata itu.

Disinggung terkait rencana perbaikan, Edi menyampaikan, dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2019, jalan poros Kecamatan Montong-Singgahan masuk pos anggaran kegiatan 2019. Hanya, bentuk kegiatannya pelebaran jalan.

Dengan kondisi longsor saat ini, lanjut dia, DPUPR akan redesain kegiatan perbaikan. ‘’Nanti akan kita kaji secara teknis sambil memastikan kondisi tanahnya. Apakah masih gerak atau tidak,’’ ujarnya.

Selain memastikan kondisi jalan yang masih bisa dilintasi, kemarin Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Hussein bersama sejumlah pejabat DPUPR  meninjau lokasi. Dalam kesempatan tersebut, wabup melihat langsung kondisi jalan yang longsor. Dia pun berharap, DPUPR bisa segera mengambil langkah taktis untuk melakukan perbaikan, sehingga kondisi jalan tidak lagi membahayakan.

Diberitakan sebelumnya, longsornya tebing jalan di sekitar wisata Air Terjun Nglirip itu terjadi pada Senin (29/4) siang. Diduga, pemicu longsornya tebing yang mengakibatkan permukaan jalan merekah itu akibat hujan lebat yang mengguyur rata hampir di seluruh wilayah Tuban pada Minggu (28/4). Titik jalan yang longsor sepanjang kurang lebih 15 meter.

Di sepanjang titik inilah terbentuk banyak rekahan selebar 5-6 sentimeter (cm). Kedalamannya sekitar 30 cm.

Rekahan tersebut diperkirakan akibat penurunan permukaan jalan setelah tebing di sisi timur jalan ini mengalami longsor.

(bj/tok/ds/yan/can/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia