Senin, 27 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro
Tiga Komisioner Minggu Ini Jalani Tes Seleksi

Dikebut Tuntas Dua Hari

01 Mei 2019, 10: 30: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

SALING TELITI: Komisioner KPUK harus mengecek data dengan saksi dari Partai Demokrat saat rekapitulasi surat suara kemarin (30/4). Proses rekap ini butuh waktu lama.

SALING TELITI: Komisioner KPUK harus mengecek data dengan saksi dari Partai Demokrat saat rekapitulasi surat suara kemarin (30/4). Proses rekap ini butuh waktu lama. (M. NURCHOLISH/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

Share this      

BOJONEGORO - Rekapitulasi surat suara di tingkat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Bojonegoro dikebut sampai hari ini (1/5). Sehingga, rekap hanya berlangsung dua hari. Hingga berita ini ditulis pukul 20.00, rekapitulasi mulai kemarin pagi baru rampung delapan kecamatan. Tentu, ini berpotensi molor dan lebih dua hari.

Lembur rekapitulasi ini terpaksa dilakukan karena tiga komisioner saat ini harus sibuk menjalani tes seleksi menjadi anggota KPUK. Yakni Mustofirin, Supardi, dan Fatkhurrohman. Sebab, jabatan komisioner ini akan segera berakhir tahun ini.

Sesuai jadwalnya, Minggu (5/5) nanti, tiga komisioner tersebut akan berlangsung tes tulis dengan metode computer asisted test (CAT) di Kantor Regional (Kanreg) II Badan Kepegawaian Negara (BKN) Sidoarjo. Tes ini digelar tim seleksi KPU Jawa Timur.

“Targetnya dua hari selesai,” kata Divisi Teknis Penyelenggara KPUK Bojonegoro Fatkhurrohman.

Dia menuturkan, untuk pleno rekapitulasi di tingkat kabupaten ini sesuai jadwalnya dimulai pukul 08.00 hingga selesai. Tidak dijelaskan batas waktu terakhir dalam jadwal tersebut. Hingga tadi malam masih berlangsung di lantai dua kantor KPUK Bojonegoro.

Untuk hari pertama, ditarget menyelesaikan 14 kecamatan. Begitu juga, hari kedua rekapitulasi ditarget menyelesaikan 14 kecamatan. Sehingga, 28 kecamatan ditarget tuntas hari ini. Meskipun sesuai tahapannya, batas kahir rekap di tingkat kabupaten/kota adalah 7 Mei mendatang.

“Sehari 14 kecamatan,” imbuhnya.

Meskipun sampai larut malam, kata dia, rekapitulasi tetap berlangsung. Saat awal rekapitulasi berlangsung kemarin, untuk satu kecamatan membutuhkan waktu sekitar 2 jam. Proses ini dinilai terlalu lama, maka untuk kecamatan selanjutnya hanya dibacakan perolehan suara masing-masing peserta pemilu.

Untuk urutan pleno rekap di KPUK, tidak mengacu daerah pemilihan (dapil) atau urutan kecamatan. Namun sesuai jadwalnya diacak, sesuai ketentukan KPUK. Hari pertama dimulai Kecamatan Ngraho, Tambakrejo, Ngambon, Ngasem, Bubulan, Dander, Sugihwaras, Kedungadem, Kepohbaru, Baureno, Kanor, Sumberrejo, Balen, dan Kapas.

Kemudian di hari berikutnya Kecamatan Kota, Kalitidu, Malo, Purwosari, Padangan, Kasiman, Temayang, Margomulyo, Trucuk, Sukosewu, Kedewan, Gondang, Sekar, dan Gayam. “Setelah pleno kabupaten dilanjut di tingkat provinsi,” lanjutnya.

Proses pemilu serentak tahun ini cukup melelahkan. Di Bojonegoro, terdapat empat petugas pemilu yang meninggal dunia setelah lembur bertugas di tingkat tempat pemungutan suara (TPS). Korban meninggal, yakni tiga kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) dan satu petugas perlindungan masyarakat (linmas).

(bj/msu/rij/aam/cho/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia