Kamis, 18 Jul 2019
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Pelajar SLB Kesulitan Memahami Naskah Soal

25 April 2019, 10: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

SERIUS: Tiga peserta ujian SLB Putra Harapan sedang mengerjakan soal UNKP SMPLB. Ketiganya adalah siswa-siswi SLB B.

SERIUS: Tiga peserta ujian SLB Putra Harapan sedang mengerjakan soal UNKP SMPLB. Ketiganya adalah siswa-siswi SLB B. (MUHDANY YUSUF LAKSONO/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

Share this      

BOJONEGORO - Ujian nasional tak hanya diselenggarakan jenjang SD/MI dan SMP/MTs umum saja. Sebab, lembaga sekolah luar biasa (SLB) pun sedang melaksanakan ujian. SDLB menggelar ujian sekolah berstandar nasional (USBN) dan SMPLB ujian nasional kertas pensil (UNKP).

Seperti di SLB Putra Harapan Bojonegoro. Terdapat 7 peserta USBN SDLB dan 9 peserta UNKP SMPLB.  Endar Dwi Wahyuni, salah satu guru di SLB Putra Harapan mengatakan, perihal USBN SDLB, 7 peserta terdiri atas 4 SLB C (tunagrahita), 2 SLB F (autis), dan 1 SLB A (tunanetra). Dalam sehari mereka menjalani dua mata pelajaran (mapel) ujian.

Endar menuturkan, anak berkebutuhan khusus seperti mereka tidak secara langsung dapat menerima materi pelajaran. Misalnya seperti SDLB C, masih perlu arahan dan bimbingan saat hendak menulis.

“Sehingga memerlukan waktu lebih dan secara berulang-ulang,” ujarnya.

Selain itu, saat berlangsungnya ujian, peserta masih kesulitan dalam memahami naskah soal. Sehingga pengawas perlu lebih perhatian dan mengarahkan agar peserta tidak kebingungan dalam memahami maksud dari soal.

“Sebab, naskah soal dari pusat standarnya lebih tinggi. Berbeda dengan keseharian kita yang menyesuaikan kemampuan dari anak-anak,” ucap dia.

Untuk naskah soal langsung dari provinsi. Total 40 soal dengan rincian 35 pilihan ganda dan 5 uraian esai. Sedangkan untuk UNKP SMPLB, lanjut dia, terdapat sembilan peserta. Terdiri atas 6 SLB C (tunagrahita) dan 3 SLB B (tunarungu). Dalam sehari peserta mengerjakan satu mapel ujian yang jumlah 50 soal pilihan ganda.

“Anak-anak semangat dalam menjalani ujian. Mereka ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya,” jelasnya.

Menurut dia, seluruh peserta ujian, baik SDLB dan SMPLB, telah diberikan materi tambahan demi mematangkan kesiapan. Seperti halnya memberikan tryout dan mempersiapkan mental dan kemampuan siswa sejak tiga bulan yang lalu.

“Anak-anak kita berikan kisi-kisi soal dan juga materi soal pada unas tahun lalu sebagai bahan belajar. Insya Allah bisa membuahkan hasil yang baik,” tutur dia.

Berdasarkan data Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur di Bojonegoro, terdapat 12 lembaga sekolah yang menyelenggarakan USBN SDLB dengan jumlah peserta 55 anak. Sedangkan UNKP SMPLB diselenggarakan oleh 5 lembaga dengan jumlah peserta 37 anak.

(bj/dny/aam/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia