Kamis, 17 Oct 2019
radarbojonegoro
icon featured
Tuban
Dari Nama Caleg dan Parpol yang Tercoblos

Temukan Kesalahan dalam Proses Rekap Suara

20 April 2019, 10: 15: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

TAHAPAN PENGHITUNGAN: Proses rekap suara di tingkat PPK masih berjalan hingga tadi malam.

TAHAPAN PENGHITUNGAN: Proses rekap suara di tingkat PPK masih berjalan hingga tadi malam. (CANGGIH PUTRANTO/JAWA POS RADAR TUBAN)

Share this      

TUBAN – Problem penghitungan surat suara mulai muncul saat memasuki proses rekapitulasi suara di tingkat panitia pemilihan kecamatan (PPK) kemarin (19/4). Yakni, ditemukannya kesalahan dalam melakukan input suara pada form C1.

Divisi Penindakan Pelanggaran Badan Pengawas Pemilu Kabupaten (Bawaslu) Tuban Ulil Abror Al Mahmud mengungkapkan, dari laporan panitia pengawas kecamatan (panwascam) yang masuk di mejanya, ada sebagian kesalahan dalam proses rekap suara pada form C1 atau formulir pengisian suara peserta pemilu.

Misalnya, terang Ulil, tercoblosnya nama calon anggota legislatif (caleg) dan parpol yang kemudian dihitung dua perolehan suara, yakni suara parpol dan suara caleg. ‘’Seharusnya, kalau tercoblos parpol dan caleg itu masuk suara caleg, bukan dimasukkan dua-duanya (suara caleg dan parpol, Red), kesalahan ini yang kita temukan saat proses rekap di kecamatan,’’ kata dia kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Dengan temuan fakta ini, Bawaslu melalui panwascam merekomendasikan kepada PPK untuk dihitung ulang. Tujuannya, untuk memastikan tidak ada kesalahan dalam proses input suara dalam form C1. Sebab, kesalahan dalam proses input suara sah ke dalam form C1 ini akan memengarui jumlah surat suara terpakai dan jumlah pemilih yang menggunakan hak suara. Sehingga, kesalahan input suara ini membuat data menjadi tidak sinkron.

‘’Kalau yang dicoblos nama caleg dan parpol, perolehan suaranya tetap satu. Inilah yang kemudian tidak sinkron karena suara caleg dan parpol dimasukan dua-duanya,’’ jelasnya.

Sedikitnya, lanjut Ulil, ada tiga kecamatan yang ditemukan adanya persoalan rekap suara tersebut. Yakni, Kecamatan Semanding di TPS 09 Desa Tegalagung dan TPS 15 Desa Gedongombo. Kemudian, Kecamatan Bangilan di TPS 12 Desa Banjarworo dan TPS 01 di Desa Kedungmulyo. Sedangkan di Kecamatan Palang ditemukan pada TPS 08 Desa Gesikharjo. ‘’TPS yang ditemukan ada kesalahan dalam proses rekap suara sudah kita rekomendasikan untuk direkap ulang,’’ ujar mantan anggota Bawaslu yang meniti karir dari anggota Panwascam Senori itu.

Disinggung terkait temuan yang lain, Ulil menyampaikan, sampai kemarin temuan yang masuk di meja Bawaslu masih dalam batas kewajaran. Misalnya, kesalahan dalam memasukkan data surat suara tidak terpakai menjadi suara tidak sah. ‘’Untuk temuan yang belum ada, secara umum proses rekapitulasi masih aman dan lancar,’’ tandas alumnus IAIN Sunan Ampel Surabaya itu.

Terpisah, Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Tuban Kasmuri mengatakan, sampai kemarin sore belum ada laporan terkait temuan kesalahan rekap suara yang masuk di mejanya. ‘’Kita belum mendapat laporan,’’ kata dia.

Disampaikan Kasmuri, mekanisme penghitungan suara di TPS diawasi pengawas TPS dan saksi. Sehingga, jika ada kekeliruan tentu pengawas TPS dan saksi akan memperingatkan petugas KPPS.

Selain itu, lanjut Kasmuri, sertifikat atau form C1 baru bisa dikeluarkan jika semua unsur yang terlibat di dalam TPS sudah sepakat dengan hasil hitung.

Artinya, jika proses pengawasan di TPS berjalan dengan baik, maka seharusnya tidak ada kekeliruan saat proses rekap di tingkat PPK. ‘’Sepanjang control and balance itu berjalan dengan baik, seharusnya tidak ada kekeliruan,’’ tandasnya.

(bj/tok/ds/yan/can/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia