Senin, 20 May 2019
radarbojonegoro
icon featured
Tuban
Wajah Baru Bermunculan

Sebagian Petahana Bertahan

20 April 2019, 10: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

Ilustrasi

Ilustrasi (AINUR OCHIEM/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

TUBAN – Sebagian calon legislatif (caleg) petahana DPRD Tuban masih menunjukkan tajinya dalam mendulang suara. Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Tuban  dari masing-masing tim calegnya, di dapil I, Ketua DPRD Tuban M. Miyadi masih bertengger dengan peroleh suara sekitar 14.016. Jauh meninggalkan para pesainganya yang rata-rata masih di bawah angka sepuluh ribu. Baik yang masih dalam satu parpol maupun yang maju dari parpol lain.

Dua anggota DPRD Tuban lainnya, M. Imron Chudlori dan Ahmad Chamim juga berpeluang kembali duduk di kursi dewan. Pundi-pundi suara Ketua Komisi C DPRD Tuban Mar’atun Sholihah juga masih subur. Nama lain seperti Rasmani, wakil ketua Komisi B DPRD Tuban juga berpeluang bertahan dengan suara hampir 4 ribu lebih.

Meski demikian, sejumlah wajah baru juga bermunculan dengan perolehan suara yang bisa dibilang tinggi. Seperti Zuhri Ali (PKB), Suratmin (Partai Golkar), Bambang Sumargo dan Trisula (Gerindra). ‘’Yang baru masuk (data sementara) Merakurak,’’ ujar Bambang Sumargo ketika dikonfirmasi via pesan pendek.

Sementara di dapil II, Wakil Ketua DPRD Tuban Tri Astuti masih menempati nomor urut wahid dari Partai Gerindra. Begitu juga anggota DPRD Tuban lainnya, Hartomo (Partai Golkar), Tulus Setyo Utomo (PDI Perjuangan), Rofi’udin, Rofiq (PKB) dan Mashadi (PAN).

Nama baru juga ikut menghangatkan di dapil ini, seperti Luluk Kamim Muzizat (PKB) dengan suara cukup apik. Di dapil III, mantan anggota DPRD Tuban M. Musa optimistis dengan perolehan suara sementaranya yang mencapai 9 ribu lebih. Caleg Partai Hanura ini cukup yakin  melenggang ke gedung DPRD Tuban. ‘’Untuk dapil lainnya belum tahu. Yang jelas, dapil III Hanura kemungkinan besar meraih satu kursi,’’ ujar Musa.

Di dapil ini, caleg baru juga ikut ‘’perang’’. Moh. Saefullah Ponco Eko yang meraih suara sementara sekitar 10 ribu suara dipastikan mendapat tiket melenggang ke gedung dewan.

Di dapil IV, kursi anggota DPRD Tuban Sa’dun Naim yang tidak mencalonkan lagi dipastikan diisi Syafi’uddin, caleg PKB nomor urut 1 dengan raihan suara sekitar 5 ribu. Pemuda ini meraih urutan suara terbanyak kedua di bawah caleg petahana Muhson dengan jumlah suara sekitar 8 ribu lebih. ‘’Kemungkinan dapil IV PKB dapat dua kursi,’’ tegas Udin, sapaan akrab politisi muda ini.

Di dapil ini, PKB dipastikan meraih suara tertinggi dibanding partai lainnya. Data sementara sudah mencapai sekitar 27 ribu suara. ‘’Bangilan belum (semuanya masuk). Singgahan dan Parengan juga belum final,’’ terang Muhson.

Di dapil V, Wakil Ketua Komisi A DPRD Tuban Fahmi Fikroni dipastikan duduk kembali sebagai anggota DPRD Tuban. Versi rekapannya, dia sudah mengantongi 10 ribu suara. Mutafaridah juga dimungkinkan kembali duduk di kursi parlemen.

Rekor Suara Tertinggi

 

Suara yang dikantongi Miyadi benar-benar gemuk. Tidak hanya di dapil I. Keunggulan suara yang diraih sekretaris DPC PKB Tuban ini juga diprediksi paling banyak dibanding caleg-caleg dari dapil lain. Di dapil II, misalnya. Rata-rata suara tertinggi masih di bawah angka 10 ribu.

Begitu juga didapil III. Suara tertinggi yang diraih caleg PKB Moh. Saefullah Ponco Eko juga masih pada angka sekitar 10.194 suara. Tak terkecuali di dapil IV dan V. Perolehan suara tertinggi yang diraih para caleg di masing-masing dapil ini juga masih di bawah Miyadi. Di dapil IV ada Muhson. Politisi dari PKB ini memeroleh suara sekitar 8 ribu. Sedangkan di dapil V ada nama Fahmi Fikroni, juga caleg PKB, perolehan suaranya masih sekitar 10 ribu.

Karena itu, kemungkinan besar posisi ketua DPRD pada periode 2019-2024 masih dipegang Miyadi menyusul suara PKB yang masih menjadi parpol pemenang pemilu sekaligus sebagai caleg dengan suara terbanyak. Sebagaimana hasil Pemilu 2014, ditetapkannya politisi kelahiran Bojonegoro ini sebagai ketua DPRD periode 2014-2019 juga tidak lepas dari suara PKB yang menjadi pemanang pemilu dan memeroleh suara tertinggi.

Berdasar data Jawa Pos Radar Tuban, pada Pemilu 2014, Miyadi meraup 8.909 suara. Saat itu, dia tercatat sebagai caleg dengan suara tertinggi, baik dalam satu parpol maupun dari parpol lain.

Saat dikonfirmasi wartawan koran ini, Miyadi mengaku bersyukur dengan perolehan suara yang mencapai 14 ribu  lebih tersebut. Hanya, dia belum bisa memastikan apakah suaranya tertinggi di antara caleg-caleg lain yang maju pada pemilu kali ini. ‘’Kalau di antara caleg PKB, alhamdulillah tertinggi. Tapi kalau dengan caleg-caleg dari parpol lain di dapil lain, saya belum tahu,’’ ujar mantan Ketua Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tuban itu.

Saat disinggung terkait posisi ketua dewan yang bakal kembali dijabat, politisi alumnus Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Makdum Ibrahim (Stitma) Tuban ini hanya tersenyum.

(bj/zak/tok/ds/yan/ai/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia