Jumat, 20 Sep 2019
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro
Hasil Sementara Pilpres di Bojonegoro

Jokowi Unggul di Beberapa Kecamatan

18 April 2019, 10: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

Ilustrasi

Ilustrasi (AINUR OCHIEM/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

Share this      

BOJONEGORO - Hasil penghitungan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 belum diumumkan secara resmi. Hingga tadi malam (17/4) masih berlangsung rekapitulasi surat suara di tingkat tempat pemungutan suara (TPS).

Akses data hasil pilpres secara keseluruhan cukup sulit. Partai politik (parpol) pendukung masing-masing calon presiden (capres) juga belum melakukan pendataan hasil pilpres. Tim pemenangan masing-masing capres-cawapres hingga tadi malam juga belum mengeluarkan penghitungan.

Jawa Pos Radar Bojonegoro berusaha mengumpulkan hasil pilpres di beberapa kecamatan dari berbagai sumber. Hasilnya, pasangan calon (paslon) Joko Widodo dan Ma’ruf Amin unggul di sejumlah kecamatan.

Ilustrasi

Ilustrasi (M. ARIF YANTO/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

‘’Dari hasil sementara data yang masuk ke kami, pasangan 01 unggul di semua wilayah kecamatan,’’ kata Donny Bayu Setyawan, tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin, kemarin.

Namun, Donny belum bisa memberikan data secara detail klaim kemenangan itu. Sebab, ada sejumlah kendala di lapangan dalam pengumpulan hasil di setiap daerah. Sehingga, data yang masuk masih belum bisa maksimal.

‘’ Meskipun begitu, data sementara menunjukkan kami unggul di semua kecamatan,’’ tuturnya.

Tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf menargetkan menang telak 60 persen di Bojonegoro. Target itu memang tidak sembarangan. Sebab, sejumlah poin memang membuat paslon 01 itu bisa meraup suara lebih banyak di Kota Ledre.

Di antaranya, kata Dony, karena bupati, wakil bupati, ketua DPRD berasal dari barisan partai pengusung Jokowi-Ma’ruf. Selain itu, paslon Jokowi adalah Ma’ruf Amin. Sehingga, bisa mendulang suara lebih banyak dari kalangan Nahdlatul Ulama atau Nahdiyin.

Sementara itu, tim pemenangan Prabowo-Sandi masih belum bisa memastikan hasilnya. Sebab, data masih belum terkumpul semua. Namun, di sejumlah titik Prabowo-Sandi masih unggul. ‘’Sejumlah titik kita unggul,’’ klaim Ketua DPD PKS Bojonegoro Tri Wibowo.

Tri menjelaskan, PKS memantau penghitungan pilpres berdasarkan daerah pemilihan (dapil) para caleg. Sehingga, itu nanti akan memudahkan untuk melakukan pemantauan.

Sementara itu, sumber internal di Partai Amanat Nasional (PAN) juga tidak melakukan penghitungan hasil pilpres. Sehingga, belum mengetahui posisi suara antara dua paslon presiden dan wapres tersebut.

‘’Kita tidak melakukan penghitungan presiden. Jumlah saksi kita terbatas,’’ jelasnya.

Di internal Partai Demokrat juga sama. Tidak melakukan penghitungan pilpres di tingkat kabupaten. Sebaliknya, melakukan penghitungan hasil pemilihan legislatif (pileg). Data yang diambil dari saksi partai.

Pemilu serentak ini, sejumlah tim pemenangan dari politisi memang tidak fokus ke pilpres. Itu karena mereka juga ikut ajang pemilu dalam pileg. Sehingga, pengawasan lebih kepada suara di dapil masing-masing.

Sementara itu, pencoblosan di TPS 14 Kelurahan Ledok Kulon, Kecamatan Kota, sempat terjadi kekurangan 100 surat suara pilpres. Sedangkan, DPT lebih 200 pemilih. KPPS segera melaporkan dan akhirnya KPUK bisa memenuhi surat suara pilpres tersebut.

‘’Namun, jalannya pencoblosan menjadi molor. Berakhir pukul 14.00. Dan, mulai penghitungan pukul tiga sore,’’ ujar salah satu petugas KPPS.

(bj/gas/rij/zim/msu/aam/ai/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia