Minggu, 17 Nov 2019
radarbojonegoro
icon featured
Tuban

Satu Polisi Jaga Tujuh TPS

16 April 2019, 12: 45: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

SIAGA: Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono memimpin apel pergeseran pasukan PAM TPS, kemarin (15/4).

SIAGA: Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono memimpin apel pergeseran pasukan PAM TPS, kemarin (15/4). (YUDHA SATRIA ADITAMA/JAWA POS RADAR TUBAN)

Share this      

TUBAN – Polisi benar-benar harus siap disibukkan pengamanan pemungutan suara pemilihan umum (Pemilu) serentak Rabu besok (17/4). Sebab, jumlah personel yang ditugaskan menjaga tempat pemungutan suara (TPS) dipastikan tidak bisa mengkaver seluruh TPS yang ada di Tuban.

Dalam apel pergeseran pasukan pengamanan TPS kemarin (15/4), sebanyak 540 personel mulai bergeser untuk pengamanan 3.917 TPS se-Tuban. Jika dirata-rata, satu personel kepolisian ditugaskan untuk mengamankan tujuh TPS. Jumlah tersebut tentu sangat berat karena polisi ditugaskan mengamankan TPS mulai pendistribusian surat suara hingga penghitungan selesai.

Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono dalam sambutan apel mengatakan sebanyak 540 personel yang bertugas melibatkan berbagai satuan. Mulai Satreskrim, Binmas, Dalmas, Samapta, Satlantas, dan satuan kepolisian lainnya. Jumlah personel polres yang minim membuat seluruh petugas harus totalitas.

‘’Seluruh personel harus siap totalitas mengamankan pemilih dari berbagai gangguan dan intimidasi,’’ tegas dia.

Tuban terdapat 311 desa dan 17 kelurahan yang tersebar di 20 kecamatan. Itu berarti satu desa rata-rata hanya diamankan oleh satu atau dua personel polisi. Meskipun dipetakan sebagai daerah tak rawan konflik, kata Nanang, polisi tak boleh lengah mengawasi berbagai potensi gangguan.

‘’Dari 900an personel yang ada di Polres Tuban, tiga perempat kekuatan kami kerahkan untuk amankan pemilu hingga selesai,’’ tutur perwira kelahiran Kedungadem, Bojonegoro ini.

(bj/yud/yan/wid/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia