Selasa, 21 May 2019
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Terancam Hama Sundep

15 April 2019, 10: 45: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

SEDIH: Para petani di Bojonegoro merasa sedih karena hama mulai menyerang. Jadi, bukan hanya ancaman banjir saja.

SEDIH: Para petani di Bojonegoro merasa sedih karena hama mulai menyerang. Jadi, bukan hanya ancaman banjir saja. (M. NURCHOLISH/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

BOJONEGORO – Memasuki musim tanam kedua, petani di Kecamatan Balen dan Kapas mulai was-was. Sebab, melihat di tahun-tahun sebelumnya, tanaman padi petani diserang hama sundep, yang menghambat pertumbuhan padi.

Jika tak segera ditangani akan menyebabkan gagal panen. Maka dari itu, petani berharap instansi terkait segera menyiapkan langkah pencegahan, karena selama ini mereka menilai petani tidak pernah melakukan pemberdayaan kepada petani.

‘’Persemaian padi mulai diserang kaper, sebagian sudah bertelur, ini cukup mengamncam hama sundep,’’ kata Syukron, salah satu petani di Kecamatan Balen kemarin.

Dia menuturkan, melihat siklus pertanian di tahun-tahun sebelumnya, setiap memasuki tanam kedua, petani selalu dibayangi ancaman hama sundep. Tanda-tanda itu bisa dilihat ketika dalam persemaian ada kaper, kemudian telurnya menempel di peresemian.

Maka, tak lama lagi akan menetas dan menimbulkan hama sundep. Hama ini cukup mengancam produktivitas pertanian, karena sistem hama tersebut mengerat akar tanaman. Sehingga, jika dilihat kasat mata, hama tidak terlihat. Namun, tiba-tiba padi menguning dan mati.

‘’Kalau sudah menetas, pengobatannya cukup sulit, karena hama berada di dalam tanaman,’’ imbuh petani di Kecamatan Kapas Syafi’i.

Sementara itu, Dinas Pertanian Bojonegoro mengklaim telah melakukan beberapa langkah pencegahan, diantaranya melakukan pembinaan kepada penyuluh pertanian dan perwakilan kelompok tani.

‘’Sudah dilakukan pencegahan, dengan beberapa kegiatan,’’ kata Kasi Pengawasan Hama Pertanian Lilik Sugiarto.

(bj/msu/aam/cho/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia