Minggu, 26 May 2019
radarbojonegoro
icon featured
Lamongan

Aktifkan Pompa Pembuangan Air

14 April 2019, 11: 15: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

ANGKAT KAKI: Dua warga berada di warung yang tergenang banjir. Banjir ini akibat luapan anak sungai Blawi.

ANGKAT KAKI: Dua warga berada di warung yang tergenang banjir. Banjir ini akibat luapan anak sungai Blawi. (ANJAR DWI PRADIPTA/JAWA POS RADAR LAMONGAN)

LAMONGAN - Sejumlah upaya diterapkan mengatasi luberan air di Kali Blawi. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Lamongan, Jannata mengklaim, pompa pembuangan sudah diaktifkan sejak curah hujan tinggi. Pompa tersebut ada di wilayah Babat, Bengawan Jero, dan Kuro.

Kapasitas masing-masing 500 liter per detik. Karena ketinggian air cukup lumayan sehingga tidak efisien. Selain itu, pintu pembuangan Kuro juga sudah dibuka. Dan, rencananya Melik juga dibuka "Masih kita komunikasikan dengan instansi terkait, yang jelas tidak ada yang mengungsi," terangnya.

Data sementara, Jannata melanjutkan, untuk wilayah Kalitengah yakni Desa Tiwet dan Blajo. Sementara Kecamatan Deket ada empat desa terdampak. Kecamatan Glagah empat desa, dan Kecamatan Turi tiga desa.

"Datanya masih berubah-ubah, karena pergerakan air cepat,"paparnya.

Sementara Kasi nonirigasi Dinas PU SDA Lamongan Lutfi mengatakan, untuk embung dan waduk masih berfungsi normal. Hanya ada pendangkalan sehingga daya tampung berkurang.

Karena itu, ada beberapa yang dilakukan pembuangan ke anak kali. Sebab, kondisinya sudah penuh. Selain itu, untuk penanganan Kali Blawi, dia mengklaim sudah dilakukan upaya normalisasi salah satu kegiatannya pengerukan.

Dan perbaikan saluran. Upaya tersebut sudah berlangsung selama tiga tahun. Namun, karena cukup besar dan panjang, sehingga perlu waktu lama. "Ini bukan bidang saya, tapi upaya dari dinas terus dilakukan untuk mengurangi banjir Bengawan Jero,"tandasnya.

(bj/rka/rij/yan/jar/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia