Jumat, 22 Nov 2019
radarbojonegoro
icon featured
Tuban

Puting Beliung Koyak Lima Desa

09 April 2019, 12: 45: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

PORAK PORANDA: Baliho besar yang roboh akibat diterjang angin puting beliung.

PORAK PORANDA: Baliho besar yang roboh akibat diterjang angin puting beliung. (CANGGIH PUTRANTO/JAWA POS RADAR TUBAN)

Share this      

TUBAN – Angin puting beliung Minggu (7/4) malam mengoyak Desa Sambongrejo, Tuwiri Wetan, Kapu, Tahulu, dan Mandirejo, kelimanya di Kecamatan Merakurak. Akibatnya, sedikitnya 50 rumah mengalami rusak berat hingga ringan. Puluhan pohon, baliho, dan alat peraga kampanye roboh dan porak poranda.

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Tuban di lapangan, Tuwiri wetan terdampak paling parah. Di desa ini, belasan pohon dan satu rumah warga milik Ali Usman rata dengan tanah. Kondisi ini diperparah dengan banjir kiriman dari wilayah selatan sejak pukul 01.00. Air baru surut sekitar empat jam kemudian.

Supatno, salah satu warga desa setempat mengatakan, hujan deras mengguyur kawasan Merakurak sekitar pukul 24.00. Sekitar setengah jam berselang, angin kencang berembus. Itu pun tidak terlalu lama, hanya sekitar 25 menit. ''Angin inilah yang menyapu hebat,’’ ujar dia.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daearah (BPBD) Tuban memastikan tidak ada korban jiwa dan hanya kerugian material. ‘’Besarnya kerugian masih kita hitung,’’ Frendi Setiawan, tim Pengkajian Kebutuhan Pasca Bencana Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Tuban.

Tim BPBD yang turun langsung terlibat evakuasi. Mulai memotong puluhan pohon yang roboh hingga membantu warga membersihkan puing yang berserakan.

(bj/ds/can/yan/rza/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia