Sabtu, 19 Oct 2019
radarbojonegoro
icon featured
Hukum & Kriminal

Awas Marak Pembobol Jok Motor

08 April 2019, 11: 15: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

Ilustrasi

Ilustrasi (DOKUMENTASI/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

Share this      

BOJONEGORO - Parhan, 40, warga Desa Tanjungharjo, Kecamatan Kapas, terpaksa meringkuk di tahanan Mapolres Bojonegoro sejak akhir Maret lalu. Parhan ditangkap karena kedapatan membobol jok motor di GOR turut Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander.

Penangkapan tersangka sempat diwarnai aksi kejar-kejaran oleh warga dan polisi. Tersangka sempat berhasil kabur dengan mengendarai motor Scoopy nomor polisis (nopol) S 2243 B dan menutup wajahnya dengan masker. Karena tak ingin pelaku kabur dan kehilangan jejak, polisi terpaksa memepet dan menendang pelaku hingga terjatuh.

“Saat pengejaran, pelaku terpaksa ditendang oleh anggota saat dikejar dibantu korban dan warga lainnya,” jelas Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli. 

Saat itu, tersangka ketahuan menggasak dompet berisi uang jutaan rupiah yang ditaruh di dalam jok motor milik korban Tamam, 50, warga Kecamatan Dander.

Adapun setelah dilakukan pemeriksaan, tersangka berdalih aksi yang dilakukannya selama lima kali untuk menghidupi anak istri. Karena kondisinya tidak memiliki pekerjaan.

Kapolres menerangkan lima tempat kejadian perkara (TKP) itu di antaranya di pinggir jalan Perumahan BTN Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, dan berhasil membawa kabur uang tunai sebesar Rp 10 juta. Selain itu di Jalan Raya sekitar Kecamatan Temayang, Bojonegoro, berhasil menggasak uang tunai 1,6 juta.

“Dan juga pernah bobol jok motor di jalan raya sekitar Kecamatan Trucuk dan Malo berhasil gasak uang dan HP,” imbuhnya.

Tersangka membobol jok motor tanpa menggunakan alat apapun. Hanya pakai tangan dengan cara mengangkat jok motor bagian samping lalu memasukkan tangannya ke dalam jok. Karena itu, kapolres mengimbau agar para pengendara lebih waspada.

“Lebih baik jangan menyimpan barang-barang berharga di dalam jok motor, karena sangat rawan dicuri,” tuturnya.

Atas perbuatannya, tersangka terancam pasal 363 KUHP tentang pencurian. Ancamannya hukuman pidana penjara maksimal 6 tahun.

Perlu diketahui, pada 1 Maret 2019 lalu polisi juga menangkap tersangka pembobol jok motor. Pria berinisial KH, 35, warga Desa Bendo, Kecamatan Kapas, mencuri HP milik Bagus Saputra, 18, warga Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander, yang disimpan di dalam jok motornya. Modus dan cara membobolnya pun sama. Memanfaatkan kelengahan korban dan membobol dengan tangan kosong.

(bj/gas/aam/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia