Selasa, 25 Jun 2019
radarbojonegoro
icon featured
Tuban
Setelah Tak Lagi Menjadi Penentu Kelulusan

Dihantui Merosotnya Nilai UN

07 April 2019, 10: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

SISAKAN SATU MAPEL: Para pelajar SMAN 2 Tuban bersalaman dengan kepala sekolah dan pengawas ruangan sebelum pelaksanaan UNBK.

SISAKAN SATU MAPEL: Para pelajar SMAN 2 Tuban bersalaman dengan kepala sekolah dan pengawas ruangan sebelum pelaksanaan UNBK. (AHMAD ATHOILLAH/JAWA POS RADAR TUBAN)

Share this      

TUBAN – Jebloknya nilai ujian nasional berbasis komputer (UNBK) jenjang SMA/SMK kembali menghantui Cabang Dinas Pedidikan Provinsi Wilayah Bojonegoro-Tuban.

‘’Meski UNBK tak lagi menjadi penentu kelulusan siswa, tapi tetap kami harapkan seluruh siswa bisa mendapat nilai yang bagus,’’ kata Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Wilayah Bojonegoro-Tuban, Adi Prayitno kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Sebagaimana diketahui, dalam dua tahun terakhir nilai rata-rata hasil UN jenjang SMA/SMK di Tuban mengalami penurunan dibanding tahun-tahun sebelumnya saat UN masih menjadi penentu kelulusan. ‘’Kita berharap tahun ini tidak terjadi (penurunan nilai, Red),’’ jelas Adi.

Disampaikan Adi, meski tak lagi menjadi penentu kelulusan, nilai UN tetap penting. Selain sebagai eksistensi dan tolak ukur keberhasilan pendidikan yang ada di masing-masing kabupaten/kota, bagi siswa yang hendak melanjutkan ke perguruan tinggi juga membutuhkan nilai bagus.

‘’Jadi, tidak ada alasan bagi siswa untuk tidak serius dalam mengerjakan soal. Nilai tetap penting, meski tak menjadi penentu kelulusan,’’ tegasnya.

Sebagaimana diketahui, pelaksanaan UNBK jenjang SMA masih menyisakan waktu sehari dengan satu mata pelajaran jurusan. Jadwal ujian hari keempat itu dilaksanakan pada Senin (8/4) besok.

‘’Waktu libur selama tiga hari (Jumat- Minggu, Red) harus dimanfaatkan dengan baik agar bisa mengerjakan setiap soal yang diujikan dan mendapat nilai bagus,’’ tandas Adi.

(bj/tok/wid/yan/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia