Jumat, 15 Nov 2019
radarbojonegoro
icon featured
Tuban

Mantan Kiper Persebaya Ikut Tangani Tuban

06 April 2019, 14: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

GEMBLENGAN KHUSUS: Dedy Siswanto (kanan) pelatih kiper tim porprov VI cabor sepak bola bersama tim pelatih, manajer Budi Sulistiyono, dan asisten manajer Sugiarto ketika memberikan arahan kepada pemain di sela uji coba.

GEMBLENGAN KHUSUS: Dedy Siswanto (kanan) pelatih kiper tim porprov VI cabor sepak bola bersama tim pelatih, manajer Budi Sulistiyono, dan asisten manajer Sugiarto ketika memberikan arahan kepada pemain di sela uji coba. (Istimewa)

Share this      

TUBAN - Empat kiper hasil seleksi tim porprov mendapat gemblengan khusus. Selama berlatih, mereka dipantau  pelatih kiper anyar Dedy Siswanto.

Kiper bersertifikat level 1 ini sudah tiga hari memimpin latihan skuad tim sepak bola porprov VI Tuban. Salah satunya mendampingi tim ini pada uji coba melawan PSDM Bancar di lapangan Kanjeng City Desa Margosuko, Kecamatan Bancar, Kamis (4/4). ‘’Mulai Rabu (3/4) pagi sudah bergabung,’’ kata mantan kiper Persebaya era Jackson F. Tiago ini  ketika ditemui Jawa Pos Radar Tuban di mes Wisma Atlet kemarin (5/4).

Pelatih kiper dengan tinggi badan 177 sentimeter (cm) ini sudah beradaptasi dengan tim pelatih dan pemain. Anggota TNI berpangkat sersan yang bertugas di Koarmada 2 Surabaya ini juga terlihat sudah akrab dengan seluruh pemain. Itu terlihat kala sedang makan siang di mes. Kehadiran mantan pelatih kiper Persela Lamongan, Persibo Bojonegoro, dan sejumlah tim papan atas kompetisi di Indonesia ini diharapkan mampu memberikan warna baru dan bisa memperkuat lini belakang. Sehingga, target meraih emas dalam porprov VI Juli mendatang tercapai.

Sementara itu, head coach Edy Sutrisno menyampaikan, usai uji coba masih banyak yang perlu dievaluasi. Kemenangan 5-0 dalam friendly match melawan tim lokal tak menjadi tolok ukur tim sudah baik. Meski kerja sama tim sudah cukup apik, ada sejumlah pola yang belum berjalan maksimal. ‘’Kecepatan dalam transisi bertahan dan menyerang, ketepatan dalam finishing masih kurang maksimal,’’ tegasnya.

Selain itu, pressing terhadap lawan juga butuh ditingkatkan. Inilah yang menjadi pekerja rumah (PR) tim pelatih dalam menyiapkan tim menjelang pertandingan poprov  pada Juli mendatang. ‘’Yang pasti, secara menyeluruh, meski baru dua minggu kumpul, alhamdullilah secara organisasi tim mulai tampak,’’ kata dia.

(bj/ds/zak/yan/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia