Selasa, 15 Oct 2019
radarbojonegoro
icon featured
Hukum & Kriminal

Polisi Gadungan Tipu Rp 11,5 Juta

06 April 2019, 11: 15: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

APES: Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli saat memberikan keterangan tentang ulah polisi gadungan.

APES: Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli saat memberikan keterangan tentang ulah polisi gadungan. (BHAGAS DANI PURWOKO/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

Share this      

BOJONEGORO – Pria asal Kecamatan Trucuk bernama Diki Mahendra, 24, diringkus Polres Bojonegoro karena telah melakukan tindak pidana penipuan. Tersangka mengaku sebagai polisi gadungan dan mengaku bisa menyelesaikan kasus kepolisian. Korban bernama Elvira, 30, warga Kecamatan Kalitidu tertipu uang Rp 11,5 juta.

Modus tersangka mengaku sebagai polisi gadungan diawali dengan mengetahui informasi bahwa korban sedang tersandung hukum. Suami korban saat ini sedang ditahan di Polres Bojonegoro akibat kasus narkotika. Karena kondisi sedang kalut, akhirnya korban pun percaya dengan tawaran tersangka yang berjanji mampu meringankan hukuman suami korban.

“Namun lama kelamaan korban merasa curiga dan menanyakan identitas tersangka, ternyata terbukti tersangka bukan anggota polisi, ternyata hanya pekerja serabutan,” terang Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli.

Adapun barang bukti yang diamankan di antaranya satu unit motor Beat beserta STNK dan satu unit smartphone Vivo A71. Uang hasil penipuan ternyata digunakan tersangka untuk melunasi kredit motor Beat sebesar Rp 7,5 juta, kemudian Rp 2,5 juta digunakan bayar biaya balik nama dan pajak, lalu sisa Rp 1 juta digunakan bayar denda leasing.

“Uang hasil penipuannya digunakan bayar kredit motornya,” tuturnya.

Sementara itu, tersangka diancam pasal 372 dan 378 KUHP dengan ancaman pidana penjara selama 4 tahun. Kapolres Bojonegoro mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya dengan orang-orang yang mengaku sebagai polisi bisa meringankan hukuman tahanan.

“Apabila ada yang mengaku bisa ringankan hukuman, bisa langsung dilaporkan di Polres Bojonegoro, sebaiknya sedari ditanya dulu identitasnya,” pungkasnya.

(bj/gas/aam/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia