Jumat, 19 Jul 2019
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro
Sidang Lanjutan Prostitusi Online

Hadirkan PSK dan Pelanggan

05 April 2019, 13: 30: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

HADIRKAN SAKSI KUNCI: Yuliatin berjalan memasuki kursi pesakitan kemarin (4/4). Sidang lanjutan prostitusi online ini menghadirkan dua saksi.

HADIRKAN SAKSI KUNCI: Yuliatin berjalan memasuki kursi pesakitan kemarin (4/4). Sidang lanjutan prostitusi online ini menghadirkan dua saksi. (BHAGAS DANI PURWOKO/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

Share this      

BOJONEGORO - Sidang dugaan prostitusi online dengan terdakwa Yuliatin mendatangkan saksi kunci. Kemarin (4/4) dua saksi, yakni perempuan berinisial M sebagai pekerja seks komersial (PSK) dan pria berinisial R sebagai pelanggan prostitusi online.

Hanya, sidang di Pengadilan Negeri (PN) Bojonegoro itu dilaksanakan tertutup. “Sidang hari ini (kemarin, Red), pria inisial R sebagai pelanggan dan perempuan inisial M yang akan ditawarkan terdakwa kepada R itu,” kata Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Dodik Mahendra.

Pada intinya, posisi muncikari hanya menjembatani transaksi prostitusi tersebut. Dodik, sapaannya, juga menerangkan pekan depan masih akan menghadirkan saksi lagi. Diperkirakan masih ada 4-5 saksi yang akan dihadirkan saski.

Terkait dari unsur mana saja saksi-saksi yang akan didatangkan, Dodik belum bisa membeberkannya. “Pekan depan masih ada saksi lagi. Kemungkinan 4-5 saksi akan kami hadirkan di persidangan,” ujarnya.

Sementara itu, Khoiron Ashadi penasihat hukum Yuliatin tidak banyak berkomentar ditemui usai persidangan. Ketika disinggung terkait apa saja fakta persidangan, ia memilih tutup mulut. Karena menurutnya, sidang berlangsung itu tertutup karena mengandung tindakan asusila.

“Maaf mas, saya nggak bisa berkomentar, karena sidang tertutup. Urusan asusila, nanti takutnya mengumbar aib seseorang,” jelasnya.

Adapun terkait kondisi terdakwa, dia mengatakan kliennya dalam kondisi sehat. Pihaknya masih menunggu semua saksi dari jaksa penuntu umum (JPU) dihadirkan di persidangan. Sementara, terkait ada beberapa saksi meringankan yang akan dihadirkan pihak terdakwa, ia mengatakan belum sampai ke arah sana.

“Terkait saksi meringankan belum kami bicarakan. Kami tunggu dulu tahap semua saksi JPU dihadirkan,” jelasnya.

(bj/gas/rij/aam/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia