Selasa, 25 Jun 2019
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro
Seleksi Paskibraka Bojonegoro

Terakhir Akan Ada Pleno

05 April 2019, 10: 45: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

SIAP: Peserta calon anggota paskibraka saat mengikuti seleksi.

SIAP: Peserta calon anggota paskibraka saat mengikuti seleksi. (MUHDANY YUSUF LAKSONO/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

Share this      

BOJONEGORO - Seleksi pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka) hari pertama digelar mulai kemarin (4/4) di GOR Dabonsia. Peserta yang lolos secara administrasi seketika menjalani rangkaian proses seleksi. Sehingga selama 3 hari, panitia akan mengunci jumlah peserta hingga 74 orang.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dinpora) Bojonegoro Dandy Suprayitno mengatakan, jumlah peserta yang mendaftarkan diri sangat banyak. Namun, pihaknya belum dapat membeberkan angka detailnya.

“Hari ini sudah banyak yang gugur. Sehingga, tercatat yang lolos secara administrasi ada 501 peserta,” kata dia kemarin (4/4).

Lanjut Dandy, sapaannya, ada beberapa rangkaian seleksi pada hari pertama. Di antaranya pengukuran tinggi badan, berat badan, parade, dan tes kesehatan.

“Nanti setelah rangkaian selesai, terakhir akan kita pleno untuk peserta yang tinggi badannya kurang, berat badannya berlebihan, terlalu kurus, dan sebagainya,” jelasnya.

Menurut dia, teruntuk rangkaian seleksi pada hari kedua dan seterusnya tetap bertempat di GOR Dabonsia. Sehingga, proses seleksi akan berlangsung selama tiga hari atau Sabtu (6/4) mendatang.

“Untuk besok (hari ini, Red), peserta akan menjalani serangkaian tes fisik,” ucap dia.

Imbuhnya, ada beberapa orang yang akan melatih para peserta. Di antaranya personel dari kodim 3 orang, polres 4 orang, satpol PP 3 orang, dan juga PPI.

“Sehingga kita akan mengunci seluruh peserta menjadi 74 orang,” imbuhnya.

Setelah itu, pihaknya juga akan melatih 74 peserta untuk mengambil dua putra dan putri terbaik. Tentunya, dua peserta tersebut akan mewakili nama Bojonegoro di Provinsi Jawa Timur.

“Kita latih seminggu hingga dua minggu nanti sudah bisa lihat mana yang dapat dikirim ke provinsi dan membawa nama Bojonegoro,” tutur dia.

(bj/dny/aam/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia