Rabu, 19 Jun 2019
radarbojonegoro
icon featured
Lamongan

Berharap Prestasi Meningkat

02 April 2019, 12: 30: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

HARI PERTAMA: Siswa yang mengikuti ujian nasional berbasis komputer SMA/MA kemarin (1/4).

HARI PERTAMA: Siswa yang mengikuti ujian nasional berbasis komputer SMA/MA kemarin (1/4). (ANJAR DWI PRADIPTA/JAWA POS RADAR LAMONGAN)

KOTA – Pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) SMA/MA dimulai kemarin (1/4). Ada 11.511 siswa SMA/MA yang mengikuti ujian tersebut.

‘’Mudah - mudahan semuanya lancar dan sukses. Tidak hanya lulus seratus persen saja, tapi prestasinya terus meningkat,’’ harap Bupati Lamongan, Fadeli, yang melakukan sidak UNBK di MAN 1 Lamongan.

Dia juga  memberikan apresiasi terhadap siswa SMA/MA yang dinilainya mampu bersaing di tingkat Jatim. Sebab, 476 siswa diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui seleksi SNMPTN.

‘’Ini menunjukkan kualitas anak-anak kita persaingannya di tingkat Jatim cukup bagus. Selisihnya sedikit dengan Surabaya,’’ tutur Fadeli kepada Jawa Pos Radar Lamongan.

Kepala Cabang Dinas Provinsi Jawa Timur di Wilayah Lamongan, Sri Yuliasih,  menjelaskan, ada 13 SMA negeri dan 53 SMA swasta yang mengikuti UNBK. Selain  itu, tiga SMA masih menumpang.

Dia mengatakan, pihaknya memersiapkan dengan matang pelaksanaan UNBK SMA tahun ini. Antisipasi teknis pelaksanaan juga dilakukan. ‘’Dengan adanya genset di semua sekolah. Menjalin hubungan telkomsel agar tidak terjadi kendala pada internet,’’ ujarnya.

Sementara itu, Madrasah Aliyah (MA) Darul Ulum Karangbinangun dan MA Nahdlatul Ulama 1 Sarirejo yang total memiliki 22 siswa, harus menumpang di MA Ma’arif 9 Mayong Karangbinangun saat UNBK tahun ini. Dua lembaga itu belum memiliki sarana prasarana yang memadai. Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Lamongan, Abdul Ghofur, mengatakan, dari 79 lembaga hanya dua MA itu yang menumpang. Dia berharap tahun depan tidak ada lagi madrasah yang menumpang.

‘’Semoga tahun depan sudah siap sarana dan prasarananya,’’ harap Ghofur kemarin (4/1).

Dia menambahkan, UNBK MA dilaksanakan tiga sesi, yakni pukul 07.30 – 09.30, 10.30 – 12.30, dan 14.00 – 16.00. Meskipun ada madrasah yang menumpang, proses pengerjaannya bisa dibagi tiap sesi.

Menurut Ghofur, berdasarkan laporan yang diterimanya, ujian berlangsung lancar. Sebelum UNBK, 4.877 siswa MA melakukan tryout tiga kali.

‘’Dari segi persiapan, semua siswa sudah siap karena sudah pernah tryout tiga kali. Sebelumnya juga anak-anak telah melaksanakan USBNBK (ujian sekolah berstandar nasional berbasis komputer) dan UAMBNBK (ujian akhir madrasah berstandar nasional berbasis komputer). Sehingga soal-soalnya tidak jauh beda dengan ujian tersebut,’’ jelasnya.

(bj/ind/din/yan/jar/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia