Jumat, 13 Dec 2019
radarbojonegoro
icon featured
Sportainment
Persela Kalah 1-2 dari Madura United

Gagal Menjaga Keangkeran Surajaya

01 April 2019, 12: 30: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

GAGAL MENANG: Para pemain Persela dan Madura United bersalaman usai laga yang berakhir dengan skor 1-2 di Stadion Surajaya Lamongan kemarin sore (31/3).

GAGAL MENANG: Para pemain Persela dan Madura United bersalaman usai laga yang berakhir dengan skor 1-2 di Stadion Surajaya Lamongan kemarin sore (31/3). (ANJAR DWI PRADIPTA/JAWA POS RADAR LAMONGAN)

Share this      

LAMONGAN - Skuad Persela gagal menjaga keangkeran Stadion Surajaya Lamongan dari Madura United. Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut dikalahkan Sapeh Kerrap-Julukan Madura United dengan skor 1-2 dalam laga delapan besar Piala Presiden di hadapan suporternya sendiri kemarin (31/3).

Menit keempat Persela kebobolan terlebih dahulu lewat gol yang dicetak Alberto Goncalves De Costa. Satu menit kemudian striker Persela, Washington Brandao Dos Santos berhasil membalas, sehingga skor menjadi 1-1. Namun petaka bagi Laskar Joko Tingkir terjadi pada menit ke delapan, setelah striker Madura United berhasil mencetak gol lewat tendangan bebas. Skor 1-2 bertahan hingga pertandingan selesai.

Secara umum, jalannya pertandingan sebenarnya seimbang. Kedua tim saling menyerang dengan intensitas pertandingan dalam tempo tinggi. Hal itu menunjukkan kedua tim sama-sama ngotot untuk memenangkan pertandingan.

Babak kedua Pelatih Persela, Aji Santoso berusaha lebih menekan dengan mengganti beberapa pemain yang mulai kehabisan tenaga. Antara lain Jefri Kurniawan diganti Sugeng Efendi dan  Achmad Subagja Baasith diganti dengan Ghifary Vaiz. Sehingga Persela sempat menciptakan beberapa peluang. Termasuk beberapa kali tendangan bebas yang tepat sasaran. Namun berhasil dimentahkan kiper MU, M Ridho yang tampil cemerlang.

Aji Santoso mengatakan, cara bermain para pemainnya sudah baik. Tidak ada yang salah dengan permainan mereka. Hanya komposisi yang digunakan memang darurat. Seharusnya dipersiapkan tiga gelandang, salah satunya Lucky Wahyu Maliki, termasuk kiper Dian Agus. Namun keduanya dalam kondisi sakit sehingga tidak bisa diturunkan. “Dian Agus terserang diare, sementara Lucky ada cidera saat latihan akhir,” terang pelatih asal Malang tersebut.

Dia menilai permainan berjalan sangat baik, terjadi adu serang. Bahkan kesempatan baik berkali-kali terbuka, tapi belum beruntung saja. “Sebenarnya banyak kesempatan, tendangan Jose dua kali, Jairo, dan Brandao juga mendapat peluang tapi belum beruntung,” mantan pelatih Arema FC tersebut.

Terkait dua gol cepat di babak pertama, menurut Aji, dua gol tersebut bukan karena kerjasama dari tim lawan. Melainkan keteledoran dari pemain Persela Lamongan. Gol pertama karena terlambat menutup lawan, gol kedua kedua karena semua pemain terfokus di tengah.

Aji mengatakan, kekalahan tersebut tidak perlu terlalu dirisaukan, karena masih pertandingan pramusim. Sehingga masih ada kesempatan untuk mengembalikan kejayaan Persela di Liga nanti. Materi pemain yang ada dinilai sudah sangat luar biasa. Sebab Persela krisis winger. “Mereka bisa mengimbangi permainan Madura yang bertabur bintang sudah sangat baik, karena formasi yang dipasang merupakan darurat,” papar pelatih berkacamata tersebut.

Sementara untuk evaluasi pemain asing, Aji memastikan masih akan dibahas dengan manajemen. Karena permainan Kei dan Jairo cukup baik.

Sementara itu pemain Persela, Eky Taufik minta maaf karena tidak bisa membawa kemenangan. Sehingga mengecewakan supporter. ‘’Kami akan berusaha lebih baik pada pertandingan selanjutnya,’’ tandasnya.  

Sedangkan pelatih Madura United, Dejan Antonic menyatakan, berterima kasih banyak pada pemainnya karena sudah membuat hasil yang baik. Sebagai tim yang sebelumnya belum pernah menang di Surajaya, kali ini bisa membuktikan perubahan itu. Permainan berlangsung sangat seru, meski kondisi cuaca tidak bersahabat. “Hasil ini merupakan kerjasama pelatih, tim, dan manajemen, “ ujar pelatih asal Serbia tersebut.

Terkait kejadian cedera Rakic yang sempat dilarikan dengan ambulan, dia memastikan baik-baik saja. ‘’Kami ke depan akan fokus menghadapi Persebaya Surabaya yang hanya memiliki waktu recovery dua hari,’’ ujarnya.

(bj/rka/feb/yan/jar/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia