Rabu, 16 Oct 2019
radarbojonegoro
icon featured
Lamongan

Suporter Berulah Siap Bayar Denda

01 April 2019, 11: 30: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

NYALAKAN FLARE: Suporter Persela Lamongan seusai timnya dikalahkan Madura United kemarin sore di Stadion Surajaya.

NYALAKAN FLARE: Suporter Persela Lamongan seusai timnya dikalahkan Madura United kemarin sore di Stadion Surajaya. (ANJAR DWI PRADIPTA/JAWA POS RADAR LAMONGAN)

Share this      

KOTA – Langkah Persela Lamongan sudah terhenti pada perempatfinal Piala Indonesia. Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir ini dipaksa Madura United mengubur impian pesta di kandang, Stadion Surajaya Lamongan, kemarin sore (31/3) dengan skor 1-2.

Namun, sejumlah suporter Persela tetap merayakan ‘’pesta’’ meski timnya kalah. Mereka bahkan berani menyalakan flare dan melemparnya ke lapangan hijau.

Ulah suporter itu membuat panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persela geram. Ketua Tim Panpel Lamongan, Muhajir, mengatakan, suporter yang tidak dewasa tersebut sudah dikumpulkan kemarin. Mereka diberi dua pilihan.

‘’Diselesaikan tingkat panpel atau di polres. Mereka memilih diselesaikan tingkat panpel, sehingga selesai di internal,” ujarnya.

Menurut dia, jika diselesaikan tingkat panpel, maka suporter tidak dewasa tersebut disodori surat pernyataan. Bunyinya, apabila manajemen dan panpel mendapatkan denda dari PSSI, maka mereka harus bersedia membayarnya.

Menurut Hajir, suporter tersebut setuju. Mereka sudah menyepakati perjanjian itu. Jika ada sanksi, lanjut dia, maka kemungkinan manajemen harus membayar denda Rp 75 juta. “Karena itu, kita buatkan perjanjian. Jika didenda, mereka yang harus bayar,” katanya.

(bj/rka/yan/jar/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia