Rabu, 26 Jun 2019
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Bupati Punya Pengaruh

01 April 2019, 10: 15: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

Ilustrasi

Ilustrasi (AINUR OCHIEM/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

Share this      

BOJONEGORO - Kepala daerah dinilai bisa berdampak pada perolehan kursi di legislatif, mulai tingkat daerah hingga pusat. Sebab, eksekutif juga punya kepentingan untuk memuluskan programnya selama lima tahun ke depan.

Karena kepala daerah Dapil Jatim IX (Bojonegoro-Tuban) dari PKB. Maka diprediksi perolehan kursi partai yang dibidani oleh almarhum Abdurrohman Wakhid itu, perolehan suaranya di Bojonegoro dan Tuban akan meningkat dibanding tahun Pemilu 2014 lalu.

Jika pemilu sebelumnya hanya mendapatkan satu kursi, maka perolehan kursi PKB di Dapil Jatim IX (Bojonegoro-Tuban) diprediski akan bertambah. Sehingga, jatah kursi partai lain akan tergeser.

“Kepala daerah akan berdampak perolehan suara, bisa jadi partai pengusung (kepala daerah) perolehan suaranya akan meningkat,” kata salah satu pengamat politik di Bojonegoro Rupiarsih kemarin (31/3).

Dia menuturkan, jatah kursi DPR RI untuk Dapil Jatim IX adalah enam kursi. Sesuai hasil Pemilu 2014 lalu, yang mendapatkan kursi DPR RI yaitu, PKB, PDIP, Gerindra, Golkar, Demokrat, dan PAN.

Perolehan satu kursi di Dapil Jatim IX 2014 lalu, dinilai tak lepas dari peran kepala daerah Bojonegoro, yang saat itu Bojonegoro dipimpin Suyoto yang diberangkatkan dari PAN. Sehingga, hal itu akan berdampak pada Pemilu 2019 ini.

“Jika analisa perolehan kursi DPR RI efek dari kepala daerah, maka parpol yang gagal memenangkan pilkada, bisa jadi juga gagal mendapatkan kursi DPR RI,” bebernya.

(bj/msu/aam/ai/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia