Rabu, 17 Jul 2019
radarbojonegoro
icon featured
Blora

Sekolah Tidak Menemukan Trouble

26 Maret 2019, 12: 30: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

BERJALAN LANCAR: UNBK hari pertama siswa tidak mendapati adanya komputer trouble.

BERJALAN LANCAR: UNBK hari pertama siswa tidak mendapati adanya komputer trouble. (M. MAHFUDZ MUNTAHA/JAWA POS RADAR BLORA)

Share this      

BLORA - Ujian nasional berbasis komputer (UNBK) SMK tahun ini lebih berjalan lancar. Berbeda dari tahun sebelumnya.

Seperti hari pertama pelaksanaan kemarin (25/3). Semua proktor komputer tidak ada keluhan trouble UNBK.

Retno Tri Wuryantini, ketua panitia pelaksanaan UNBK SMKN 1 Cepu mengatakan, sejak sesi pertama di sekolahnya tidak ada trouble. Berbeda dengan pelaksanaan UNBK tahun sebelumnya.

“Ini di grup proktor tidak ada yang komplain,” ujar wanita berkacamata itu.

Dari pelaksanaan yang dilakukan tiga sesi ini, pihaknya mengaku tidak ada masalah dalam sistemnya.

“Mungkin servernya sudah lebih baik,” imbuhnya.

Hanya saja menurut Retno, di sekolahnya pada hari pertama ada satu siswa tidak bisa mengikuti UNBK. Karena dia sakit tifus. Meski sempat dirinya menawarkan apakah siswanya itu ikut UNBK atau tidak, ternyata dia siap. Hanya, oleh dokter yang menangani siswa belum mengizinkan.

Sebab dari hasil lab, kesehatan siswa tersebut belum bisa banyak bergerak. “Padahal kita sudah menyiapkan kasur untuk siswa tersebut di sekolah,” jelasnya.

Kemungkinan besar siswanya itu bakal mengikuti UNBK susulan, dilakukan pada 15 April mendatang.

Tapi bisa saja siswa ini tidak ikut susulan semua mata pelajaran. Sebab kemarin pihaknya telah mengajukan kepada cabang pendidikan provinsi. Meminta keringanan agar siswa yang sakit itu mengerjakan di paper. “Ini kami daftarkan semoga mendapatkan persetujuan, agar siswa bisa mengerjakan di rumah sakit,” jelasnya.

Kepala Cabang SMA dan SMK Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sugiyanto mengatakan, hingga sore kemarin, belum ada laporan masuk kepada dirinya terkait pelaksanaan UNBK. Bahkan dari semua wilayah di bawahnya seperti Purwodadi dan Blora. masih lebih aman Blora. “Daripada Purwodadi dan Blora. Lebih aman Blora tidak ada apa-apa,” ujarnya.

Untuk peserta UNBK pada tahun ini, menurutnya ada sebanyak 7.016.

(bj/fud/aam/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia