Selasa, 25 Jun 2019
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro
77 Siswa UNBK Menumpang di Sekolah Lain

SMKN Ngasem Gangguan Koneksi

26 Maret 2019, 10: 15: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

MENGHADAP MONITOR: Siswa SMKN 2 Bojonegoro mengerjakan UNBK kemarin. Masih ada 77 siswa SMK ujian menumpang.

MENGHADAP MONITOR: Siswa SMKN 2 Bojonegoro mengerjakan UNBK kemarin. Masih ada 77 siswa SMK ujian menumpang. (M. NURCHOLISH/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

Share this      

BOJONEGORO - Hari pertama ujian nasional berbasis komputer (UNBK) jenjang SMK kemarin (25/3) terjadi kendala di SMKN Ngasem. Dua dari empat laboratorium ujian tidak bisa koneksi. Baru teratasi sekitar pukul 09.30.

Kepala SMKN Ngasem Subandi mengatakan, sesi pertama, lab dua dan tiga antara client dan server tidak bisa terhubung. Pihaknya bergegas berkomunikasi dengan help desk Jatim sejak pukul 08.00. Ternyata setelah dikroscek tidak ada masalah.

“Sehingga kita mendeteksi ada yang bermasalah dengan teknis di internal sekolah. Akhirnya pukul 09.00 baru ketahuan ada kabel LAN yang tertukar,” katanya.

Lanjut Bandi, sapaannya, kabel LAN untuk lab dua masuk ke server tiga. Sedangkan, LAN lab tiga masuk ke server dua. Akhirnya, pukul 09.30 sudah teratasi dan anak-anak bisa kembali mengerjakan soal UNBK dengan lancar.

“Namun kita meminta perpanjangan waktu untuk sesi dua kepada help desk Jatim. Sebab, sekolah kita hanya melaksanakan dua sesi,” jelas dia.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jawa Timur di Bojonegoro Adi Prayitno menginstruksikan kepada seluruh kepala sekolah untuk mengevaluasi. Tentunya perihal pelaksanaan UNBK pada hari pertama.

“Paling tidak setelah ujian hari ini selesai, dimohon kepada panitia dan teknisi memeriksa. Dan memastikan kesiapan sarpras dengan keadaan fit. Sehingga ke depannya tidak ada kendala dan gangguan lagi,” tutur dia.

Sementara itu, terdapat 77 siswa di 5 SMK swasta menumpang di sekolah lain. Hal itu karena sarpras lima SMK masih kurang dan belum memadai. “Namun, mereka menjalani ujian dengan aman dan lancar. Sebab, lembaga sekolah yang ditumpangi memiliki sarpras dan jumlah lab sangat memadai. Bahkan hanya melaksanakan dua sesi saja,” imbuh dia.

Lima SMK yang menumpang terdiri dari 18 siswa SMK Islam Bojonegoro, 4 siswa SMK Plus Al-Fatih Kepohbaru, 10 siswa SMK Kesehatan Bojonegoro, 22 siswa SMK Pemuda Taruna, dan 23 siswa SMK Plus Al-Mutamakkin.

Seluruh SMK di Bojonegoro, kata Adi, ada yang melaksanakan dua dan tiga sesi ujian. Namun, rerata kebanyakan menjalankan dua sesi.

“Insyaallah pelaksanaan ujian berjalan aman dan lancar. Saya juga berpesan agar lembaga sekolah berkoordinasi dengan pihak keamanan,” tukasnya.

UNBK jenjang SMK tahun ini diikuti 56 lembaga pendidikan. Rinciannya 19 SMKN dan 37 SMK swasta. Total 5.862 siswa.

(bj/dny/rij/aam/cho/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia