Selasa, 20 Aug 2019
radarbojonegoro
icon featured
Lamongan
Hari Pertama UNBK SMK Lancar

Berharap Lulus 100 Persen

26 Maret 2019, 10: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

BERHARAP LULUS 100 PERSEN: Pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer di salah satu SMK di Lamongan dipantau menggunakan CCTV.

BERHARAP LULUS 100 PERSEN: Pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer di salah satu SMK di Lamongan dipantau menggunakan CCTV. (ANJAR DWI PRADIPTA/JAWA POS RADAR LAMONGAN)

Share this      

LAMONGAN – Hari pertama pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) jenjang SMK baik negeri maupun swasta berjalan lancar. Setelah melalui proses sinkronisasi pekan lalu, para peserta UNBK dapat mengerjakan soal-soal mata pelajaran (mapel) bahasa Indonesia dengan baik.

Waktu pengerjaan soal terbagi atas tiga sesi. Yakni, pukul 07.30 – 09.30, 10.30 – 12.30, serta 14.00 – 16.00. Ketua MKKS SMK Negeri Se-Kabupaten Lamongan, Tri Waluyo mengatakan, pihaknya tidak menemui kendala berarti selama pelaksaan ujian.

Seluruh peserta UNBK juga hadir pada hari pertama kemarin (25/3). Sehingga tidak ada peserta yang terpaksa mengikuti ujian susulan.

‘’Alhamdulillah lancar. Persiapan yang dilakukan sejak jauh-jauh memang sudah maksimal. Misalnya kalau ada kendala pun, kami sudah siap mengantisipasi,’’ kata Tri kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (25/3).

Tri menambahkan, hasil pengerjaan soal para siswa otomatis hari itu juga terkoneksi dengan server pusat. Namun, pengumuman hasil nilai UNBK jenjang SMK baru bisa diumumkan pada 6 sampai 9 Mei nanti.

Usai pelaksanaan UNBK, siswa kelas XII hanya memiliki waktu rehat selama dua hari. Sebab, mulai 1 April hingga 3 Mei nanti, mereka harus mengikuti ujian kompetensi keahlian (UKK).

‘’Tanggal 1 April sampai 3 Mei hanya rentang waktunya saja. Pelaksanaan UKK tergantung kebijakan masing-masing sekolah,’’ tambahnya.

Meskipun bertitel ujian nasional, hasil UNBK tidak menentukan kelulusan siswa. Menurut Tri, kelulusan siswa ditentukan berdasarkan nilai ujian sekolah berbasis komputer (USBK) dan UKK. Nilai kedua ujian tersebut sudah termasuk dalam komponen penentu kelulusan siswa.

Pihaknya menargetkan agar ada peningkatan nilai UNBK tahun ini. Meskipun, UNBK bukan sebagai indikator kelulusan. ''Nilainya hanya untuk pemetaan. Untuk kelulusan itu pada nilai USBN,’’ ujarnya.

Koordinator Help Desk UNBK SMK Se-Kabupaten Lamongan di SMK Muhammadiyah 1 Lamongan, Zonson Mabrur, juga memastikan tak terdapat kendala hingga sesi ketiga pelaksanaan UNBK hari pertama. 

‘’Alhamdulillah hari pertama berjalan lancar. Kita masih ngrekap datanya,'' tutur Zonson. 

Kasi Pendidikan Menengah Kejuruan (PMK) Cabang Dinas Pendidikan Jatim di Lamongan, Kusnadi, mengatakan, pihaknya sudah mengantisipasi adanya gangguan listrik saat musim hujan. Yakni meminta penyelenggara untuk menyediakan genset. 

‘’Untuk mengantisipasi seandainya ada gangguan alam. Ada petir atau pohon tumbang, yang mengakibatkan adanya pemadaman. Nanti genset bisa langsung diaktifkan,’’ ujarnya. 

Pihaknya juga telah berkomunikasi dengan pihak Telkom sebelum pelaksanaan. Penyedia jaringan internet itu diminta agar tak ada pengurangan kapasitas hingga pelaksanaan UNBK hingga Kamis (28/3) mendatang. 

‘’Kita sudah antisipasi sedini mungkin. Semoga berjalan lancar hingga akhir pelaksanaan,’’ harapnya.

UNBK ini diikuti 6.383 siswa SMK dari 76 lembaga. Lima lembaga menggabung ke lembaga lainnya karena jumlah siswa kurang dari 20 orang. Selain itu, sekolah yang belum terakreditasi juga tak bisa menjadi penyelenggara UNBK. 

‘’Kita harap ke depan seluruh sekolah bisa melaksanakan sendiri di lembaga masing-masing,’’ harapnya. 

Dia memastikan UNBK tak mempengaruhi kelulusan siswa. ‘’Sebagai tolak ukur, bukan sebagai salah satu tolak ukur kelulusan,'' tutur Kusnadi. 

Dia juga memastikan semua peserta hadir dan tidak ada kendala apapun. Kusnadi berharap, tiga hari mendatang pelaksanaan UNBK bisa sama lancarnya seperti hari pertama.

‘’Mudah-mudahan hari kedua, ketiga, dan keempat lancar. Hasil belajar siswa selama ini dapat memperoleh hasil yang baik pula. Lulus 100 persen,’’ harapnya.

(bj/din/ind/yan/jar/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia