Minggu, 26 May 2019
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Dilarang Kampanye di Alun-Alun

23 Maret 2019, 11: 45: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

DIAWASI: Alun-alun menjadi lokasi yang tidak diperbolehkan untuk dijadikan kampanye. Jadi, harus ada alternatif lain selain alun-alun.

DIAWASI: Alun-alun menjadi lokasi yang tidak diperbolehkan untuk dijadikan kampanye. Jadi, harus ada alternatif lain selain alun-alun. (M. NURCHOLISH/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

BOJONEGORO — Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Bojonegoro mulai menyiapkan kampanye terbuka 2019.

Sebab, tahapan kampanye akan dimulai sejak 24 Maret hingga tiga hari menjelang pemungutan suara, yang bakal berlangsung 17 April mendatang.

Salah satu pilihan titik kampanye adalah Alun-Alun Bojonegoro. Namun, tawaran itu ditolak, karena sesuai dengan peraturan bupati (Perbup) 31/2017,  alun-alun tak boleh digunakan untuk kampanye.

“Alun-alun awalnya menjadi pilihan tempat kampanye, tapi sesuai regulasi tak boleh,” kata Ketua KPUK Bojonegoro Abdim Munib.

Dia menuturkan, sudah menjadi tugas KPUK Bojonegoro untuk memfasilitasi kampanye peserta pemilu, sesuai rencananya, ada sekitar 28 titik yang akan digunakan lokasi kampanye. Untuk di seputar kota, ada tawaran di alun-alun dan halaman stadion.

Namun, sesuai hasil pembahasan, alun-alun tak boleh digunakan kampanye, sehingga terpaksa dipindah ke halaman stadion.

Sedangkan untuk masing-masing kecamatan, juga ada beberapa pilihan titik yang akan digunakan untuk lokasi kampanye.

Di antaranya beberapa lapangan, yang berada di seputar kota kecamatan setempat. Untuk persetujuan penggunaan lokasi, Pemkab Bojonegoro belum bisa memastikan. Karena, masing-masing lokasi menjadi kewenangan instansi terkait, dan untuk lapangan tergantung kecamatan dan pemdes setempat.

“Kami tidak berani memastikan, karena ada prosedurnya,” kata Kepala Bakesbangpol Bojonegoro Kusbiyanto.

Dia mengatakan, pada prinsipnya siap membantu KPUK Bojonegoro untuk kesuksesan Pemilu 2019. “Namun, untuk terkait izin penggunaan beberapa tempat untuk kampanye, harus menunggu koordinasi lebih lanjut. Prinsipnya kami siap membantu,” ujarnya.

(bj/msu/aam/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia