Rabu, 11 Dec 2019
radarbojonegoro
icon featured
Sportainment

Fahmi Pergi, Manajemen Klaim Belum Beri Surat Keluar

22 Maret 2019, 10: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

BERLABUH KE KLUB LAIN: M Fahmi Al-Ayyubi merapat ke Bali United dipersoalkan manajemen Persela Lamongan. Dia masih terikat kontrak dengan Persela hingga 2019 ini.

BERLABUH KE KLUB LAIN: M Fahmi Al-Ayyubi merapat ke Bali United dipersoalkan manajemen Persela Lamongan. Dia masih terikat kontrak dengan Persela hingga 2019 ini. (ANJAR DWI PRADIPTA/JAWA POS RADAR LAMONGAN)

Share this      

LAMONGAN – Keputusan M Fahmi Al-Ayyubi untuk merapat ke Bali United dipersoalkan manajemen Persela Lamongan. Sebab, pemain 23 tahun itu diklaim masih terikat kontrak dengan Persela.

‘’Dia (Fahmi) masih terikat kontrak dengan Persela hingga 2019 ini. Dokumen kontrak bisa dicek ke PT LIB,’’ tutur Manajer Persela, Edy Yunan Achmadi, kepada Jawa Pos Radar Lamongan, Kamis (21/3).

Yunan menceritakan, Fahmi menghubunginya melalui telepon seluler dan meminta bertemu Senin (18/3). Hari itu tepat Persela memulai latihan perdana persiapan delapan besar Piala Presiden. Yunan saat itu juga mengikuti drawing delapan besar Piala Presiden di Jakarta. Yunan kemudian mencoba melakukan kroscek ke pelatih. Ternyata hari itu Fahmi tidak latihan.

‘’Saya curiga ada apa tiba-tiba Fahmi ingin ketemu saya. Akhirnya kami mengobrol lewat telepon. Setelah saya desak, intinya Fahmi bilang ditawari Bali United,’’ tutur Yunan.

Dia mengaku sudah berusaha mencegah rencana Fahmi karena musim ini masih menjadi bagian keluarga besar Persela. Pria yang juga Kabag Pembangunan Pemkab Lamongan itu sempat meminta Fahmi menemuinya ketika pulang dari Jakarta.

‘’Ternyata sepulang dari Jakarta, hari Rabu ada kabar Fahmi sudah berada di Bali. Saya sempat kaget mendengar kabar tersebut,’’ imbuhnya.

Yunan sangat menyayangkan sikap pemain asal Pasuruan tersebut. Menurut dia, sikap Fahmi tersebut sudah melanggar etika pemain profesional. Sebab saat masih terikat kontrak dengan tim Persela justru berlabuh ke klub lain. Bahkan Fahmi juga masih terdaftar sebagai pemain Persela di Piala Presiden.  

‘’Dia (Fahmi) seakan tidak menghargai klub yang sudah membesarkan namanya. Saya kasihan sama dia. Sikapnya itu bisa menghancurkan masa depannya,’’ katanya.

(bj/ind/yan/jar/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia