Selasa, 25 Jun 2019
radarbojonegoro
icon featured
Lamongan

Ini Hukuman bagi Pencuri Motor 13 TKP

21 Maret 2019, 10: 15: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

ilustrasi

ilustrasi (AINUR OCHIEM/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

Share this      

LAMONGAN – Pencuri spesialis motor pada 13 tempat kejadian perkara (TKP), Kusnadi dan Eko Aprianto, dua warga Desa Lebakadi, Kecamatan Sugio, divonis tiga tahun penjara Rabu (20/3). Vonis yang dibacakan majelis hakim dengan ketua Rudy Wibowo serta anggotanya Ery Acoka Bharata dan Jantiani Longli Naetasi pada sidang di Pengadilan Negeri (PN) Lamongan itu dikurangi masa tahanan terdakwa.

Vonis yang dibacakan di ruang sidang Cakra tersebut lebih rendah dari tuntuntan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Shanty Elda Mayasari. Pada sidang sebelumnya, terdakwa dituntut pidana penjara selama empat tahun.

Dalam amar putusannya, hakim menyebut terdakwa terbukti melanggar pasal 363 ayat 2 KUHP jo pasal 65 KUHP. Dua terdakwa dinilai mencuri motor dengan cara dirusak dan kemudian dibongkar.

‘’Menyatakan terdakwa Kusnadi dan Eko Aprianto telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah, melakukan tindak pidana pencurian dalam keadaan memberatkan beberapa kali sebagaimana dakwaan jaksa penuntut umum,’’ kata hakim.

Kusnadi dan Eko berhasil dibekuk aparat kepolisian Oktober lalu. Keduanya dikenal spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang diparkir di teras-teras rumah.

Dalam menjalankan aksinya, terdakwa dinihari berkeliling ke berbagai desa. Begitu menemukan motor incarannya, mereka memanfaatkan kunci T untuk merusak kunci dan menghidupkan mesin. Motor hasil curian tersebut diperjualbelikan via online.

Barang bukti kunci T dan dua pelat nopol palsu diperintahkan untuk dimusnahkan. Sedangkan BB lainnya dikembalikan kepada saksi korban.

Kusnadi dan Eko Aprianto menyatakan menerima putusan tersebut.

(bj/din/yan/ai/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia