Minggu, 26 May 2019
radarbojonegoro
icon featured
Lamongan
Babak Perempatfinal Piala Presiden 2019

Persela Jalani Derby Jatim

20 Maret 2019, 10: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

BAKAL LAKONI DERBY JATIM DI SURAJAYA: Pemain Persela menjalani latihan bersama. Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu bakal berebut tiket ke babak semifinal melawan Madura United.

BAKAL LAKONI DERBY JATIM DI SURAJAYA: Pemain Persela menjalani latihan bersama. Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu bakal berebut tiket ke babak semifinal melawan Madura United. (ANJAR DWI PRADIPTA/JAWA POS RADAR LAMONGAN)

LAMONGAN – Teka – teki siapa lawan Persela pada babak perempatfinal Piala Presiden 2019 terjawab sudah. Berdasarkan hasil drawing yang dilakukan di ruang media Stadion Gelora Bung Karno Jakarta Selasa (19/3), tim berjuluk Laskar Joko Tingkir ini bakal ditantang Madura United.

Derby Jatim pada Piala Presiden ini memang sulit terelakkan. Sebab, dua dari tiga klub yang menyandang predikat runner-up terbaik berasal dari Jatim. Selain Madura United, ada Arema FC.

‘’Hasil drawingnya sudah jelas lawan Madura United, kalau kita unggul berarti bisa lolos semifinal,” ujar Manajer Persela Lamongan, Yunan Achmadi.

Menurut dia, sistem pertandingannya single match. Artinya, hanya sekali pertandingan penentuan di Stadion Surajaya Lamongan nanti.

Menurut Yunan, lawan siapapun harus siap dan dihadapi. Sebagai tuan rumah, lanjut dia, Persela seharusnya memberikan penampilan terbaiknya.

Versi Yunan, selama ini Persela selalu unggul ketika main di kandang. Terkait jadwal waktu laganya, dia mengatakan diputuskan Selasa malam. Namun, Yunan mengajukan agar pertandingan bisa digelar 31 Maret mendatang.

Berdasarkan hasil undian kemarin, laga 16 besar lainnya memertemukan Persebaya Surabaya dan Tira Persikabo. Kemudian, Persija Jakarta ditantang Kalteng Putra, serta Bhayangkara FC bentrok dengan Arema FC.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Panpel Persela, Muhajir, menuturkan, pertandingan delapan besar Persela melawan Madura United belum bisa dipastikan waktunya. Alasannya, menunggu kesiapan pam dari pihak keamanan. Hingga kemarin sore, ada tiga opsi waktunya. Tanggal 29, 30, atau 31 Maret mendatang.

Sementara itu, pelatih Persela Lamongan, Aji Santoso, menjelaskan, meski latihan singkat, kemampuan pemain terus diasah. Dia mengingatkan kepada anak asuhnya agar bermain all-out. Meski pada babak penyisihan grup E menjadi juara klasemen, predikat itu tidak menjadi jaminan untuk lolos ke babak semifinal. Sebab, Madura United merupakan klub kuat. Diperlukan latihan dan penampilan maksimal agar bisa mengalahkan tim dari Pulau Garam tersebut. “Kita hanya punya waktu sekitar satu minggu jelang laga delapan besar,” ujar mantan pelatih Arema FC tersebut.

Aji justru merasa lebih senang Persela menjadi underdog. Sebab, status itu membuat para pemainnya bisa tampil lepas. Saat menghadapi Arema FC pada babak penyisihan grup E misalnya. Arif Satria dkk bisa mendominasi permainan.

Aji mengklaim akan membawa banyak kejutan pada single match nanti. Meski lawannya nanti memiliki materi-materi lebih apik, Aji yakin kemampuan anak asuhnya sudah lebih baik lagi.

(bj/rka/yan/jar/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia