Selasa, 20 Aug 2019
radarbojonegoro
icon featured
Lamongan

Dua Kembar Tidak Terlacak

18 Maret 2019, 12: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

BELUM KETEMU: Tim SAR berusaha mencari keberadaan kapal nelayan Dua Kembar.

BELUM KETEMU: Tim SAR berusaha mencari keberadaan kapal nelayan Dua Kembar. (Istimewa)

Share this      

PACIRAN – Kapal nelayan Dua Kembar Gt 7 tidak terdeteksi posisinya. Kapal yang ditumpangi tiga ABK dan satu nakhoda itu sudah dua minggu lebih tak menyandar.

‘’Ada satu kapal yang hilang kontak. Hingga saat ini belum diketahui keberadaannya,’’ kataKetua Nelayan Blimbing, Paciran, Nur Wakid.

Dia menjelaskan, pihaknya hanya mengetahui nakhoda kapal itu M Nursalam, 30, dan Sahdikun, 40, sebagai ABK. Keduanya berasal dari Kelurahan Blimbing.

‘’Untuk dua orang ABK, hingga saat ini belum diketahui namanya dengan detail,’’ tuturnya.

Dia mengaku sudah menyebarkan informasi tersebut. Keluarga nelayan yang merasa kehilangan suami atau saudaranya diminta melapor.

Wakid menjelaskan, biasanya kapal bercat kuning tersebut tujuan melautnya di utara Madura, perairan Sumenep. Menurut dia, Tim SAR Surabaya dan sekitarnya sudah melakukan pencarian. Namun, belum menemukan tanda – tanda adanya kapal tersebut.

Wakid menambahkan, kapal tersebut berangkat (2/3) dinihari dari pelabuhan di Paciran. Biasanya, paling lama enam hari kapal tersebut sudah kembali menepi. ‘’Sampai saat ini juga belum kembali, padahal sudah dua minggu lebih,’’ ujarnya.

Dia menuturkan, saat kapal itu berangkat, cuaca masih tidak menentu. Bahkan, kondisi angin kencang dan ada ombak. Beberapa kapal lainnya memilih menunggu cuaca normal.

‘’Saya hanya berharap semua tidak terjadi apa – apa, nakhoda maupun ABK kapal bisa pulang selamat,’’ harapnya.

Menurut dia, dua minggu lalu juga ada kapal terkena angin besar hingga terguling. Namun, dua orang selamat setelah menumpang di atas kapal yang terbalik. Keduanya diselamatkan kapal temannya saat memancing.

(bj/mal/yan/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia