Senin, 20 May 2019
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Waktunya Mengikat Biting

18 Maret 2019, 10: 30: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

ilustrasi

ilustrasi (AINUR OCHIEM/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

BOJONEGORO - Sudah tidak ada waktu lagi untuk berantai. Para caleg akan mengeluarkan kekuatan penuh untuk menjaring suara sebanyak-banyaknya. Sebab, waktu tinggal satu bulan.

Kini, para caleg sudah harus mulai mengikat biting atau lidi. Biting dibahas politik sering diartikan suara.

Seperti yang dilakukan Wahyu Setiawan caleg dari Partai Nasdem. Sejumlah persiapan dia lakukan sebelum berangkat berjuang meraih suara. “Ya persiapannya banyak. Tapi yang terpenting adalah menata tim,” ujar Caleg DPR RI dari Partai Nasdem itu.

Ini adalah debut baru Wahyu sebagai caleg. Sebelumnya dia belum pernah jadi caleg. Sekali nyaleg langsung DPR RI. Persaingan diakui Wahyu cukup ketat. Sebab, ada pesaing dari petahana.

Mereka semua adalah nama-nama beken. Sebut saja Suyoto mantan Bupati Bojonegoro, Hadi Tugur tokoh akademisi di Tuban, dan ada artis Thessa Kaunang.

Caleg DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) Agus Maimun mengatakan, persaingan antar caleg memang ketat. Namun, dinilai tidak menjadi persoalan. Sebab, semua memiliki basis massa yang berbeda.

“PAN juga memiliki basis massa tersendiri,” ujarnya.

Agus menambahkan, pemilu serentak ini juga menjadi keuntungan tersendiri. Yakni, masyarakat yang belum tahu PAN tapi mendukung Paslon Prabowo-Sandi ada kemungkinan memilih. Persaingan saat ini lebih longgar. “Karena persaingan hanya antarcaleg di dalam partai,” jelasnya.

Dia melanjutkan, semua caleg akan berkonsentrasi dengan basis massanya sendiri. Mereka akan bersaing antaracaleg satu dengan caleg lain di satu partai. Itu menjadi keuntungan tersendiri. “Target kami adalah mempertahankan kursi DPR RI PAN di dapil Bojonegoro-Tuban,” ungkapnya.

(bj/zim/aam/ai/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia