Selasa, 20 Aug 2019
radarbojonegoro
icon featured
Sport

14 Pemain Tersingkir, 34 Bersaing Ketat

17 Maret 2019, 14: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

BERSAING KETAT: Pemain berusaha menguasai bola dalam seleksi lanjutan pemain tim sepak bola Porprov VI di Stadion Lokajaya Tuban, kemarin.

BERSAING KETAT: Pemain berusaha menguasai bola dalam seleksi lanjutan pemain tim sepak bola Porprov VI di Stadion Lokajaya Tuban, kemarin. (ZAKKI TAMAMI/JAWA POS RADAR TUBAN)

Share this      

TUBAN – Sebanyak 14 pemain dari 45 yang mengikuti seleksi lanjutan calon pemain tim sepak bola Porprov VI di Stadion Lokajaya Tuban, kemarin (16/3) pagi dipastikan tersingkir. Dan 31 pemain berhak mengikuti proses seleksi lanjutan di stadion pada sore hari. ‘’Sebenarnya ada 48 pemain seleksi. Namun tiga pemain izin seleksi pagi hari karena mengikuti ujian,’’ ujara sisten pelatih tim Porprov Tuban, Ainur Rofiq.  

Atas kondisi itu, seleksi lanjutan pun digelar sore hari dengan jumlah total 34 pemain. Rinciannya, 31 pemain hasil seleksi pagi dan 3 pemain yang sempat izin diberi kesempatan mengikuti seleksi di sore hari. ‘’Dari 34 pemain itu rencana diambil 30. Tapi masih dilihat perkembangannya,’’ kata dia.

Dijelaskan Rofiq, dari 34 pemain yang lolos seleksi lanjutan ini bersaing ketat. Di bawah mistar gawang misalnya, empat kiper harus berjuang habis-habisan menunjukkan kualitas di rumput hijau agar meraih tiket masuk skuad tim.

Begitu juga di lini belakang yang cukup banyak potensi pemain lokal Tuban. Bahkan di lini tengah persaingan tak kalah ketatnya. Sementara di depan, sedikitnya lima striker bersaing mendapatkan kuota sebagai sang juru gedor tim sepak bola Tuban.

‘’Dari seleksi yang digelar secara terbuka ini, semua potensi lokal Tuban sudah mengikuti semua, kecuali para pemain yang terbentur regulasi,’’ kata mantan asisten pelatih Bumi Wali FC itu.

Pantauan Jawa Pos Radar Tuban kemarin (16/3) seluruh pemain yang mengikuti seleksi dimulai pukul 07.00 langung mendapatkan menu latihan fisik ringan. Selanjutnya mereka bermain game dalam waktu yang telah ditentukan. Secara bergantian pada game inilah para pemain menunjukkan skill. Tak hanya pemain baru, namun pemain wajah lama juga tetap ngotot menunjukkan kualitas dihadapan tim pelatih yang dipimpin Edy Sutrisno dengan asisten Ainur Rofiq dan Sulkan Arif.

(bj/zak/wid/yan/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia