Selasa, 10 Dec 2019
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Sebanyak 3.658 Surat Suara Rusak

14 Maret 2019, 10: 50: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

MENUJU PEMILU: Para pekerja melipat surat suara. KPUK sudah menemukan 3.658 surat suara rusak.

MENUJU PEMILU: Para pekerja melipat surat suara. KPUK sudah menemukan 3.658 surat suara rusak. (M. NURCHOLISH/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

Share this      

BOJONEGORO - Jumlah surat suara rusak di Bojonegoro cukup banyak. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Bojonegoro mencatat ada 3.658 surat suara rusak. Jumlah itu tercatat di seluruh daerah pemilihan (dapil).

“Secara total jumlahnya itu (3.658 surat suara, Red),” kata Ketua KPUK Abdim Munib kemarin (13/3).

Munib menuturkan, surat suara rusak itu terdiri dari berbagai macam. Mulai sobek hingga gambar kurang jelas. Sehingga, semuanya langsung dikategorikan rusak. “Ini langsung kami mintakan ganti,” tegasnya.

Surat suara rusak itu diketahui setelah KPUK melakukan sortir dan pelipatan surat suara. Sehingga, bisa diketahui berapa jumlah surat suara yang rusak. Dan segera dilakukan tindakan. Dari jumlah yang rusak itu, paling banyak ada di dapil III, mencapai 1.605 kerusakan. Disusul dapil IV dengan kerusakan mencapai 982. Dapil I sebanyak 102. Dapil II sebanyak 617. Sedangkan, dapil V sebanyak 352 surat suara.

Rencananya, surat suara rusak itu akan dimusnahkan. Yakni dengan cara dibakar. Pemusnahan surat suara nantinya juga akan mengundang sejumlah pihak terkait. Sehingga, pemusnahan bisa disaksikan banyak pihak.

Surat suara rusak itu hanya untuk DPRD kabupaten. Sebab, surat suara lainnya masih belum dikirim ke KPUK. Surat suara yang belum dikirim ke KPUK adalah DPRD provinsi, DPR RI, DPD, dan pilpres. Diperkirakan surat suara itu akan dikirimkan dalam minggu ini.

Pengiriman surat suara DPRD kabupaten juga tidak serempak. Dikirim bertahap. Yakni dapil IV dan V turun lebih dulu. Sedangkan sisanya baru dikirim seminggu setelahnya. Tahun ini pelipatan surat suara tidak dilakukan di satu titik. Melainkan dilakukan di masing-masing dapil.

Sebab, surat suara itu didistribusikan sebelum disortir. Penyortiran baru dilakukan di tingkat kecamatan.

(bj/zim/rij/aam/cho/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia