Jumat, 24 May 2019
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Keluhkan Pelayanan Administrasi Kependudukan

12 Maret 2019, 11: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

MENGELUH: Sebagian warga yang akan mengurus administrasi kependudukan di mal pelayanan publik (MPP) di Jalan Veteran Bojonegoro.

MENGELUH: Sebagian warga yang akan mengurus administrasi kependudukan di mal pelayanan publik (MPP) di Jalan Veteran Bojonegoro. (BHAGAS DANI PURWOKO/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

BOJONEGORO – Sebagian warga yang akan mengurus administrasi kependudukan di mal pelayanan publik (MPP) di Jalan Veteran Bojonegoro. Kemarin (11/3) terpaksa balik. Sebab, pukul 13.30 pintu pelayanan sudah tidak menerima berkas permohonan.

Kebijakan itu dikeluhkan oleh sebagian pemohon yang rumahnya jauh dari pusat kota. Seperti warga asal Kecamatan Margomulyo, Sekar, dan sejumlah kecamatan yang jaraknya dengan kota lebih dari 20 kilometer.

“Sampai di sini (MPP) pukul 13.00, ternyata sudah tutup,” kata salah satu warga Kecamatan Margomulyo Ghofur.

Dia menuturkan, tujuannya ke MPP untuk mengurus beberapa administrasi kependudukan, di antaranya legalisir kartu keluarga (KK), KTP dan akta kelahiran, untuk memenuhi persyaratan calon badan perwakilan desa (BPD).

Dia berangkat dari kampungnya sekitar pukul 10.00. Jarak tempuh yang cukup jauh dan kondisi jalan yang rusak. Kondisi ini membuat perjalanannya ke mal pelayanan publik itu membutuhkan waktu sekitar 2 jam. Beberapa berkas yang sudah disiapkan, terpaksa dibawa pulang lagi, karena MPP sudah tutup.

“Tak kira akan lebih mudah, ternyata tetap saja,” keluhnya.

Dia berharap, pemkab memperbaiki kualitas pelayanan publik. Terutama untuk kelengkapan administrasi kependudukan. Karena, selama ini banyak warga yang mengeluhkan pelayanan administrasi kependudukan, terutama warga yang rumahnya jauh dari kota.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Bojonegoro Kamidin memastikan, pelayanan di MPP terus diperbaiki. Dia tidak membantah ada beberapa kekurangan. Namun akan terus berupaya untuk perbaikan pelayanan.

Salah satunya pelayanan administrasi kependudukan yang terus diperbaiki. Karena banyaknya warga yang mengurus administrasi kependudukan, maka harus ada tempat khusus tentang pelayanan tersebut.

“Terus dilakukan perbaikan, ada beberapa hasil evaluasi yang akan diperbaiki,” katanya terpisah.

Terkait pelayanan administrasi kependudukan, dia membenarkan jika berkas yang masuk setelah pukul 13.00 tidak bisa diproses dan jadi di hari yang sama. Sebaliknya, berkas yang diproses akan jadi pada hari berikutnya.

Alasannya, berkas yang masuk pada pagi hari, akan diprioritaskan untuk diproses lebih dulu. Namun, kebijakan itu dinilai kurang berpihak kepada warga yang rumahnya jauh dari kota. “Seharusnya ada prioritas warga yang rumahnya jauh,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Bojonegoro M. Chozim belum bisa dikonfirmasi, saat dihubungi ponselnya terdengar nada sambung namun tidak diangkat.

(bj/rij/aam/msu/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia