Minggu, 17 Nov 2019
radarbojonegoro
icon featured
Tuban

APK Jangan Rusak Estetika Kota

10 Maret 2019, 18: 00: 59 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

GANGGU ESTETIKA: Contoh pemasangan APK yang tidak mengindahkan estetika kota.

GANGGU ESTETIKA: Contoh pemasangan APK yang tidak mengindahkan estetika kota. (Canggih Putranto/Jawa Pos Radar Tuban)

Share this      

TUBAN – Pemerhati keindahan kota Yayan TS angkat bicara terkait pencopotan alat peraga kampanye (APK) pemilu 2019 yang menutupi gambar mural tokoh pahlawan Indonesia Soegondo Djojopuspito di perempatan Jalan KH. Agus Salim.

Menurut Yayan, pelepasan APK pemilu yang menutupi wajah pahlawan kemerdekaan dan bait-bait sumpah pemuda dalam goresan mural itu dinilai sebagai bentuk kepedulian pemuda dalam menjaga keindahan kota dan menghargai sosok pahlawan. ‘’Saya melihat, ada jiwa nasionalisme dari mereka (para pemuda, Red).

Mereka tidak rela sosok pahlawan dan bait-bait sumpah pemuda: Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa Indonesia, itu ditutupi dengan banner caleg,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban Sabtu (9/3).

Yayan juga memaklumi pernyataan bawaslu yang melarang masyarakat untuk mencopot APK sendiri. Menurut dia, harusnya bawaslu sensitif terhadap pemasangan APK yang tidak memiliki nilai estetika, yang merusak keindahan kota.

‘’Sah-sah saja bawaslu bekerja sesuai aturan dan prosedur, karena itu menjadi standarnya (dalam menjalankan tugas, Red). Tapi ya harus dimaklumi juga, mereka (para pemuda, Red) yang mencopot APK, juga karena tidak rela gambar sosok pahlawan dirusak dengan cara ditutupi APK,’’ ujar pemuda yang juga sutradara film pendek itu.

Yayan berharap  bawaslu tidak hanya melihat pelanggaran pemasangan APK dari sisi letak dan lokasi pemasangan sebagaimana yang telah diatur dalam peraturan bupati (perbup). Juga harus melihat dari sisi keindahan kota. ‘’Apakah etis atau tidak, pantas atau tidak (APK dipasang menutupi gambar pahlawan, Red).

Jadi, kami berharap bawaslu juga turut serta memikirkan estetika kota, jangan sampai keindahan kota ini dirusak hanya gara-gara banner pemilu. Dan, ini (menjaga keindahan kota, Red) adalah tanggung jawab kita bersama,’’ katanya.

(bj/tok/yan/bet/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia