Rabu, 13 Nov 2019
radarbojonegoro
icon featured
Features
Melihat Perjuangan Rumah Baca di Blora Selatan

Rumah Pribadi Digunakan Rumah Baca

Oleh: M. MAHFUDZ MUNTAHA

04 Maret 2019, 12: 30: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

BERSEMANGAT: Anak-anak sekolah saat melakukan kegiatan di Rumah Baca Sinau Srengenge.

BERSEMANGAT: Anak-anak sekolah saat melakukan kegiatan di Rumah Baca Sinau Srengenge. (M. MAHFUDZ MUNTAHA/JAWA POS RADAR BLORA)

Share this      

Untuk menyebarkan virus membaca tidak terbatas oleh tempat. Seperti Rumah Baca Sinau Srengenge. Meski berada di kecamatan paling selatan di Blora, yakni Kecamatan Kradenan.

Suara riuh anak-anak terdengar di rumah yang terletak di RT 2/RW 2, Desa Mojorembun, Kecamatan Kradenan. Rumah tidak terlalu luas ini banyak ditempati oleh anak-anak sekolah. Mereka saling berbicara, tapi banyak dari mereka lebih fokus di buku yang masing-masing mereka bawa.

Di sela-sela ramainya anak-anak sekolah itu, seorang pria dewasa ada di tengah-tengah mereka. Dia nampak memperhatikan dan sesekali ada salah satu dari mereka mendatanginya untuk bertanya sesuatu.

M. Nur Rofiq Addiansyah, 22, inisiator Rumah Baca Sinau Srengenge yang menjadi komunitas baca di Kecamatan Kradenan.

Rofiq, sapaan akrabnya, menjelasakan, sebenarnya rumah baca miliknya ini baru berdiri sejak 28 April 2018 lalu. Berawal dari komunitas baca dan suka membantu warga Mojorembun yang setiap tahunnya selalu menjadi korban banjir.

Saat ada banjir itulah, dirinya dan teman-temannya yang lain memberikan buku kepada anak-anak korban banjir. Kemudian komunitas rumah baca itu mulai berjalan.

Selama ini kesadaran anak-anak untuk membaca di Kecamatan Kradenan masih kurang. “Ditambah selama ini perpustkaan di sekolah mati, meski ada tidak pernah dibuka,” ujar pria lulusan program pasca sarjana ilmu politik dan pemerintahan fisipol Universitas Gajah Mada (UGM) Jogjakarta ini.

Kondisi itu, lanjutnya, menggerakkan untuk menghidupkan literasi di desanya. Apalagi saat itu baru saja selesai menimba ilmu di Jogjakarta. Kemudian dirinya dan angkatan muda Muhammadiyah Kradenan menggerakkan literasi.

Rumah baca ini bertujuan mengampanyekan kegiatan membaca di sekolah-sekolah, permainan edukatif, bedah buku atau film, pendampingan belajar, pelatihan menulis, serta mencoba membantu sekolah-sekolah untuk kembali menghidupkan kegiatan literasi.

Selama ini sasaran dari rumah bacanya adalah anak sekolah di sekitar desanya. “Peserta literasi tak terbatas pada anak-anak, tapi semua kalangan umur yang mau dan memiliki semangat untuk belajar,” jelasnya.

Untuk membentuk rumah baca ini, menurut Rofiq, membutuhkan usaha banyak. Bahkan pengurus rumah baca sering mengeluarkan uang pribadi untuk memenuhi kebutuhan kegiatan.

Belum berhenti di situ saja, saat kegiatan juga membutuhkan kreativitas dari pengurus rumah baca. Seperti harus memiliki tema yang berbeda-beda.

Ada tentang literasi pasar, literasi di pinggir kali, literasi kuliner, literasi pahlawan, literasi kitab suci,  dan beragam tema lainnya.

Mengajak anak-anak dan masyarakat untuk belajar di lapangan bersama-sama. Itu dilakukan untuk lebih membuat rumah baca miliknya banyak diminati. Agar tidak melulu di rumah.

Pecapaian dari rumah bacanya adalah pada Januari 2019 lalu mendampingi belajar anak-anak SD yang akan lomba cerdas cermat. “Hasilnya SDN 1 Mojorembun meraih juara 1,” jelasnya.

Meski begitu, menurut Rofiq, sampai saat ini rumah bacanya itu belum memiliki lokasi tetap.

Kesulitan transportasi untuk mengangkut buku juga dirasakan. Karena memang rumah baca ini mengangkat model taman baca bergerak (moving library). “Kalau untuk buku-bukunya lumayan, hanya buku fiksi anak masih kurang,” imbuhnya.

Hingga saat ini dirinya masih belum pernah mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Blora. Padahal perpustakaannya cukup dekat dengan Kecamatan Kradenan. Selain Mojorembun, juga di Desa Sumber, Menden, dan Medalem.

Selama ini rumah bacanya mendapatkan bantuan dari PP Muhammadiyah. Sampai saat ini itulah yang dimanfaatkan.

(bj/fud/aam/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia