Selasa, 25 Jun 2019
radarbojonegoro
icon-featured
Tuban

Direkam, Dikunyah, Lalu Muntah

27 Februari 2019, 08: 55: 33 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

Ilustrasi

Ilustrasi (Ainur Ochiem/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

Share this      

TUBAN - Hukuman yang diberikan supervisor dan trainer smartphone merek Oppo kepada salesnya sangat tidak manusiawi. Jawa Pos Radar Tuban mendapatkan delapan rekaman video hukuman dari para supervisor dan trainer yang bernaung di bawah PT World Innovate Telecomunication (WIT) itu. Rinciannya, 4 video hukuman lari, 2 video makan jeruk nipis, 1 video makan bawang putih, dan 1 video cuci muka menggunakan kopi.

Sebagian besar video tersebut berdurasi pendek. Kurang dari 10 detik. Hanya 2 video hukuman lari yang berdurasi 1 menit. Salah satu video berdurasi 8 detik, terlihat sales berseragam Oppo mengunyah bawang putih. Pada detik-detik terakhir, sales tersebut muntah dan video dihentikan. Sebenarnya ada video lain saat sales mengunyah terasi hingga muntah. Namun, video tersebut masih disimpan kepolisian.

Dalam rekaman video, wajah para sales seluruhnya terlihat bahagia. Seperti menikmati hukuman tersebut. Hal itu cukup dimaklumi. Sebab, video tersebut merupakan laporan para sales ke supervisor bahwa mereka sudah menjalankan hukuman yang ditetapkan karena tak memenuhi target penjualan ponsel. ‘’Seluruh video diunggah di grup medsos tim pemasaran Oppo, jadi kita bisa tahu bagaimana teman kita dihukum,’’ tutur Gemilang, salah satu korban yang melapor ke Satreskrim Polres Tuban.

(bj/yud/ds/bet/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia